Pembahasan KUA dan PPAS P-APBD 2022 Tuntas

oleh -80 Dilihat
Rapat pembahasan KUA dan PPAS yang dilakukan oleh DPRD Sumbawa

Beritasumbawa.com (22/9/2022)

SUMBAWA- Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran ( KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, kembali dilaksanakan DPRD Sumbawa. Pembahasan ini dimulai sejak Senin 19 hingga Rabu 21 September lalu.

Rapat Pembahasan bersama TAPD yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa. Dari pihak eksekutif hadir Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang berada dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

Ditemui pasca pembahasan KUA PPAS Rancangan P-APBD tahun 2022, Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq menyebutkan, bahwa dirinya bersama Badan Anggaran telah menuntaskan pembahasan. Dalam hal ini, telah disepakati beberapa hal penting untuk dikerjakan pada penghujung 2022 ini.

“Postur APBD kita mengalami tekanan Pasca Pandemi COVID-19 ini. Banyak program yang kita tunda karena realisasinya maupun estimasi masuknya anggaran berkurang. Sehingga membawa dampak bagi kondisi keuangan daerah kita. Sehingga perlu kerja keras sekaligus kerja sama dari semua pihak untuk meredakan ekses pandemi ini dan tidak menyisakan berbagai problem ekonomi,” ujar Rafiq.

Terhadap membengkaknya defisit sementara, menurut Rafiq, ekspektasi masyarakat terhadap APBD yang tinggi membuat beberapa pihak khawatir terhadap posisi fiskal keuangan daerah. Sehingga pihaknya bersama badan anggaran sangat menekankan agar belanja wajib dan mengikat dapat diselamatkan. Demikian pula belanja yang berhubungan langsung dengan rakyat akan diprioritaskan.

“Banyak agenda besar di triwulan ke empat ini, hal inilah yang kita harapkan dapat disupport oleh pemerintah daerah,” imbuh Rafiq.

kehilangan

Kemudian, Badan Anggaran telah mencermati rancangan perubahan KUA. Disertai penjelasan mengenai perbedaan asumsi dengan KUA yang ditetapkan sebelumnya. Kemudian dalam rancangan perubahan PPAS juga dijelaskan program dan kegiatan yang dapat diusulkan, untuk ditampung dalam perubahan APBD. Tentunya dengan mempertimbangkan sisa waktu pelaksanaan APBD tahun anggaran berjalan. Dengan demikian diharapkan sasaran kinerja program dan kegiatan yang harus ditingkatkan dalam perubahan serta dituntaskan.

Karena, terang Rafiq, sudah mendapatkan kesepakatan, akan dibawa kedalam Paripurna DPRD yang rencananya akan digelar pada Kamis Malam (22/9). Sehingga Badan Musyawarah dapat menjadwalkan kembali agenda pembahasan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2022.

Lebih lanjut Rafiq mengatakan, hal menarik dalam pembahasan KUA PPAS kali ini adalah banggar sangat tegas dalam membahas potensi dan target pendapatan daerah. Karena pihaknya mengharapkan OPD terkait yang mengelola PAD dapat bekerja maksimal.

“Jangan selalu bekerja dalam zona nyaman. Datangnya pandemi covid memaksa kita untuk merubah pola kerja menjadi lebih cepat, lebih terencana dengan baik dan dapat dieksekusi dengan baik pula. Semuanya penting untuk memiliki data yang kuat, karena basis data yang kongkrit dan valid serta seuai dengan regulasi yang ada, adalah pijakan kita untuk memajukan Sumbawa ini,” pungkas Rafiq. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.