Pengurus LPPDPS Resmi Dilantik

oleh -19 Dilihat
Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, berfoto bersama dengan pengurus LPPDPS dan para penyandang disabilitas seusai kegiatan pelantikan

Beritasumbawa.com (6/8/2022)

SUMBAWA- Para pengurus Lembaga Peduli Penyandang Disabilitas Pulau Sumbawa (LPPDPS) resmi dilantik. Para pengurus lembaga ini dilantik oleh bupati melalui Asisten II Setda Sumbawa, di Aula SMKN 1 Sumbawa, Sabtu (6/8) pagi.

Pelantikan pengurus LPPDPS ini, dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kapolres Sumbawa, perwakilan Dandim 1607/Sumbawa, para penyandang disabilitas, serta pihak terkait lainnya.

Dalam kegiatan itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, tidak ada yang membedakan penyandang disabilitas dengan orang biasa. Gubernur menceritakan, ketika dia berada di luar negeri, dia melihat penyandang disabilitas dan merasa kasihan lalu ingin membantu. Saat dia hendak membantu, yang bersangkutan merasa menjadi bingung. Karena menurut penyandang disabilitas di luar negeri, dia biasa beraktivitas seperti orang biasa pada umumnya.

“Ini persoalan persepsi memandang penyandang disabilitas. Tidak ada yang membedakan orang biasa dengan penyandang disabilitas. Bahkan salah satu presiden Amerika, Roosevelt, merupakan penyandang disabilitas,” ujar gubernur.

Menurutnya, penyandang disabilitas bisa menjadi apa saja. Ini adalah dunia yang baru. Bukan penyandang disabilitas yang harus dikasihani, tapi cara pandang masyarakat yang harus diperbaiki. Karena itu, perlu ada fasilitas yang cocok dengan kebutuhan dan keinginan para penyandang disabilitas.

Gubernur menyambut baik pelantikan ini. Bukan karena ingin mengasihani penyandang disabilitas, tapi mengubah persepsi masyarakat umum. Karena ini yang menjadi tantangan utama. Sehingga masyarakat penyandang disabilitas tidak merasa berbeda dengan orang yang lain.

kehilangan

“Yang paling penting adalah mengedukasi masyarakat umum. Bahwa penyandang disabilitas tidak ada bedanya dengan kita,” terangnya.

Bupati melalui Asisten II Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya dalam sambutan tertulisnya menyampaikan selamat atas pelantikan pengurus LPPDPS. Momentum ini diharapkan dapat menjadi pengingat atas pemenuhan hak para penyandang disabilitas. “Para penyandang disabilitas pantas mendapat hak seperti masyarakat lainnya,” katanya.

Bupati mengimbau kepada para penyandang disabilitas, agar jangan merasa menjadi warga kelas dua. Sebab, pemerintah telah memperlihatkan komitmen, sesuai undang-undang bahwa penyandang disabilitas harus diprioritaskan. Ini merupakan komitmen keberpihakan pemerintah bagi penyandang disabilitas.

Menurut data BPS, sekitar 21 juta penduduk Indonesia merupakan penyandang disabilitas. Data spesifik sangat diperlukan dalam menyusun rancangan peraturan pemerintah. Karena itu, diminta kepada Kadis Sosial untuk membantu LPPDPS. Para penyandang disabilitas diharapkan jangan berkecil hati. Karena, dalam perekrutan ASN, juga dibuka peluang untuk para penyandang disabilitas.

“LPPDPS sangat penting, untuk memperkuat komitmen bersama, agar para penyandang disabilitas dapat terlindungi haknya,” kata bupati.

Sementara itu, Ketua LPPDPS, dr. Nuzul D. I Prasetyo mengatakan, lembaga ini dibentuk karena banyak kendala dialami penyandang disabilitas. Menurut data, tercatat sebanyak 1.236 orang penyandang disabilitas yang terlantar di Kabupaten Sumbawa pada 2019. Belum lagi di daerah lain di Pulau Sumbawa.

Para penyandang disabilitas di kabupaten/kota lain di Pulau Sumbawa, nasibnya juga tidak beruntung. Di Kabupaten Sumbawa, sudah ada bantuan bagi penyandang disabilitas. Namun, di kabupaten/kota lain di Pulau Sumbawa, tidak ada bantuan yang diberikan bagi mereka. Tidak hanya itu, setiap tahun terjadi tindak kekerasan terhadap penyandang disabilitas. Selain itu, penyandang disabilitas juga mengalami pelecehan.

Menurut Nuzul, keberadaan LPPDPS, Bukan hanya memberikan sumbangan, tapi memberikan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas. Disamping itu, persoalan yang dihadapi penyandang disabilitas juga rumit. Menurut undang-undang, penyandang disabilitas berhak memiliki pekerjaan. Yang jadi persoalan, banyak penyandang disabilitas yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Dengan Lembaga ini, akan membantu para penyandang disabilitas untuk bisa memiliki hak seperti masyarakat lain pada umumnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.