Korban Tenggelam di Lunyuk Belum Ditemukan

oleh -50 Dilihat
Suasana pencarian korban tenggelam di Lunyuk

Beritasumbawa.com (24/7/2022)
LUNYUK- Seorang siswa Pondok Pesantren Padasuka di Kecamatan Lunyuk, Muhammad Sahril, dilaporkan tenggelam di Pantai Petani, Desa Emang Lestari, Sabtu (23/7) lalu. Pencarian terhadap korban, telah dilakukan pada Sabtu (24/7). Namun, pencarian hari pertama itu belum membuahkan hasil.

Kepala Desa Padasuka, Kecamatan Lunyuk, Mahlegi mengatakan, menurut keterangan dari orang tua korban, pemuda 18 tahun itu sudah dilarang ke pantai oleh pimpinan pondok pesantrennya. Karena banyak tugas yang harus diselesaikan di pondoknya. Selain itu, Sahril juga tidak bisa berenang. Namun, korban tetap pamit untuk pulang ke rumahnya, pada Sabtu sore.

Dari pondok, korban pulang ke rumahnya. Sahril kemudian memberi tahu orang tuanya bahwa dia ingin pergi ke pantai, untuk menyusul teman-teman dan adik adik kelasnya yang baru saja melakukan kegiatan MOS di lokasi tersebut. Orang tua Sahril sempat menyuruhnya untuk makan terlebih dahulu, tapi tetap ditinggalkan  korban.

Mahlegi juga menerangkan menurut informasi yg di dapat dari teman teman panitia MOS-nya, bahwa saat korban tiba di pantai, teman-teman serta adik adik kelasnya itu sudah hendak pulang. Karena kegiatan sekolah sudah selsai dan tinggal menunggu jemputan saja.

Namun, korban tetap mandi meski sudah dilarang oleh teman teman sekolahnya. Saat mandi, Sahril dipanggil dan diajak pulang, karena jemputan mereka sudah tiba.

Begitu hendak di susul saat korban mandi korban terlihat melambai lambaikan tangannya beberapa kali. Setelah itu korban langsung menghilang saat dihantam ombak. Setelah beberapa menit korban tidak muncul dari situ lah di ketahui bahwa korban tenggelam di bawa Arus.

Mengetahui hal tersebut, Mahlegi bersama BKD dan warga Padasuka langsung melakukan pencarian sampai Minggu pagi. Pencarian dilakukan dengan peralatan yang terbatas dan tidak membuahkan hasil.

kehilangan

Peristiwa ini juga sudah dilaporkan kepada instansi terkait sesaat setelah kejadian. Guna meminta bantuan pencarian korban. Setelah itu, pencarian dilanjutkan  oleh tim dari BPBD Sumbawa, TNI dan Polri.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa, Rusdianto AR, mengatakan sembari menunggu tim SAR tiba di lokasi, pencarian dilakukan oleh tim BPBD kabupaten Sumbawa bersama instansi TNI POLRI dan masyarakat. Pencarian dilakukan dengan menyisir pantai dimana tempat korban tenggelam. Namun hasilnya masih nihil, karena keterbatasan alat. Selain itu, cuaca di lokasi sangat ekstrem. Dimana terjadi gelombang tinggi dan angin kencang. Sehingga pencarian pada hari pertama ini terpaksa dihentikan pada pukul 17.00 Wita.

Menurut Rusdianto, pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Dia berharap  pada pencarian hari kedua korban  membuahkan hasil. Sebab, tim Basarnas NTB akan datang membawa peralatan lengkap dan tenaga ahli dalam pencarian korban.

Menurutnya, dilihat dari kondisi cuaca dan arus pantai, dia optimis bahwa korban masih di sekitar titik tempatnya tenggelam. Karena itu, pencarian hari kedua rencananya akan dimulai dari titik jarak kurang lebih tiga kilometer dari timur dan barat titik lokasi tenggelamnya korban.

Dia juga menambahkan bahwa Melihat antusiasme warga yg semangat membantu pencarian, kemungkinan malam ini tim BPBD sambil menunggu tim Basarnas tiba akan bermalam di lokasi bersama warga. Sambil melakukan penyisiran jika cuaca memungkinkan. (bs/aj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.