Terbangkan Drone di Sirkuit MXGP, Bisa Dipidana

oleh -45 Dilihat
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol, Artanto S.IK., M.Si

Beritasumbawa.com (20/6/2022)

SUMBAWA- Pesawat nirawak atau drone, dilarang terbang di atas lokasi sikuit MXGP Samota, saat pelaksanaan balapan nanti. Bagi para pihak yang melanggar, maka bisa dikenakan sanksi pidana.

kehilangan

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol, Artanto S.IK., M.Si, mengimbau, agar warga atau pecinta drone tidak menerbangkan drone di atas sirkuit. Larangan ini diberlakukan selama tiga hari pelaksanaan event MXGP. Yakni tanggal hingga 26 Juni mendatang.

Menurut Artanto, drone dilarang terbang di atas lokasi sirkuit untuk mengambil gambar kegiatan balapan. Larangan ini dikeluarkan secara resmi terkait keselamatan masyarakat. “Kemudian, drone juga akan mengganggu peralatan di sirkuit serta membahayakan bagi pembalap di track sirkuit,” tegasnya.

Untuk mengawasi drone saat balapan nanti, lanjut Artanto, pasukan Brimob dari Mabes Polri akan diturunkan ke lokasi. Pasukan ini datang lengkap dengan peralatan canggih penghalau drone. “Pasukan Brimob penghalau drone akan kita siagakan di beberapa titik di sekitar sirkuit. Mereka akan siaga mengawasi drone sepanjang perhelatan MXGP selama tiga hari,” ungkapnya.

Ditegaskan, secara hukum, drone yang terbang di area tertentu atau ada larangannya, tidak diperbolehkan. Hal ini sesuai dengan undang undang Nomor 1 tahun 2009, tentang penerbangan. Juga sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 37 tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 tahun 2018.

“Drone yang terbang di arena tertentu atau wilayah terlarang, kawasan terbatas, bandar udara, pelaku yang melanggar dikenakan sanksi lima tahun penjara dan denda Rp 5 miliar rupiah,” pungkasnya. (bs/mei)

kehilangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.