TIK Dikbud Diduga Bermasalah, Sejumlah Pihak Diperiksa

oleh -68 Dilihat
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Ivan Roland Cristofel, S.T.K

Beritasumbawa.com (15/6/2022)

SUMBAWA- Penyidikan Tipikor Polres Sumbawa, tengah menangani kasus proyek Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Dinas Dikbud Sumbawa. Pasalnya, proyek yang dilaksanakan tahun ini, dengan total nilai lebih dari Rp 10 miliar itu diduga bermasalah.

Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, proyek ini berupa pengadaan sejumlah perangkat TIK. Yakni pengadaan laptop untuk puluhan SD dan SMP di Kabupaten Sumbawa. Diduga, penunjukan penyedia disertai dengan komitmen fee.

Diketahui, pengadaan TIK berupa laptop diperuntukan bagi 84 SD dan lima SMP. Dimana pengadaanya dibagi menjadi dua paket untuk SD dan SMP. Dalam hal ini, masing-masing sekolah penerima mendapatkan satu unit laptop. Anggarannya berjumlah Rp 10,625 miliar untuk SD, sementara untuk SMP sebesar Rp 625 juta.

Hasil penelusuran media di lapangan, sejauh ini sudah tiga orang pihak terkait yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Seperti Kadis Dikbud Sumbawa, PPK dan salah seorang pihak terkait terkait lainnya. Rencananya, pemeriksaan akan dilakukan kembali dalam minggu ini. Para pihak yang akan diperiksa adalah direktur perusahaan penyedia untuk SD dan SMP.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Ivan Roland Cristofel, S.T.K, didampingi Kanit Tipikor Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Sumarlin, SH, membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani kasus tersebut. Dikatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dalam kasus itu. “Sementara ini kami belum bisa banyak memberikan keterangan, karena kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkas Ivan. (bs/mei)

kehilangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.