Pastikan PMI Terlindungi, BP2MI Gelar Sosialisasi

oleh -36 Dilihat
Deputi Perlindungan dan Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik, Drs. Lasro Simbolon, MA (kanan) dan Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah (kiri), bertukar cindera mata dalam kegiatan Sosialisasi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri, di Hotel Sernu Sumbawa, Jumat (20/5) pagi

Beritasumbawa.com (20/5/2022)

SUMBAWA- Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), menggelar Sosialisasi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri, di Hotel Sernu Sumbawa, Jumat (20/5) pagi. Kegiatan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Disnakertrans Kabupaten Sumbawa serta Ikatan Keluarga Pekerja Purna Migran Indonesia (IKP2MI) Sumbawa, ini bertujuan untuk memberikan kepastian perlindungan bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Sosialisasi dihadiri, Kepala BP2MI yang diwakili Deputi Perlindungan dan Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik, Drs. Lasro Simbolon, MA., Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Wakil Ketua Komite III DPD RI, Evi Apita Maya, SH., M.KN., Anggota Komisi IV DPR RI, H. Muhammad Syafruddin, ST. MM., para Direktur di BP2MI, Kepala Bagian Kesekretariatan Komite III DPD RI, Anggota DPRD, Anggota Forkopimda, Kadis Nakertrans NTB, Kepala UPT BP2MI Mataram, Pimpinan OPD, dan Ketua Dewan Pembina IKP2MI Sumbawa, Boris Syaifullah, serta para purna PMI dan calon PMI Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya mengatakan, Pemda Sumbawa sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi. Pihaknya berharap para calon pekerja migran di Kabupaten Sumbawa teredukasi menjadi PMI melalui prosedur yang seharusnya. Agar nantinya dapat mengelola keuangannya secara berkelanjutan. “Sehingga pengaruh yang diberikan PMI dengan remitennya, dapat menjadi penggerak bagi perekonomian daerah kearah yang lebih baik,” ujar bupati.

Dipaparkan, berdasarkan data Sisko TKLN BP2MI, sejak 2007 hingga 2021, data PMI Kabupaten Sumbawa sebesar 34.276 orang. Ini sama dengan 14 persen dari angkatan kerja. Jumlah ini tersebar di beberapa negara seperti, Saudi Arabia, Hongkong, Uni Emirat Arab, Malaysia, Oman, dan beberapa negara lainnya. Dengan jabatan paling banyak yaitu sebagai housemaid dan caregiver.

Dikatakan, penguatan perlindungan PMI di Kabupaten Sumbawa, telah ditekankan pada proses sebelum penempatan calon PMI. Melalui peningkatan peran desa, yang juga telah bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pembentukan Desa Migran Produktif (Desmigratif).

Sejauh ini, baru ada empat desa di Kabupaten Sumbawa yang telah ditetapkan sebagai desmigratif sejak 2018 lalu. Kedepan semua desa di Kabupaten Sumbawa dapat menjadi desmigratif. “Insya Allah tahun ini, sedang dipersiapkan revisi dan penggantian Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2015, tentang Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI ke Luar Negeri. Karena sudah tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan PMI,” jelasnya.

kehilangan

Bupati berharap melalui Kepala BP2MI, agar LLK Kabupaten Sumbawa dapat ditingkatkan kelasnya. Untuk menunjang kualitas dan edukasi calon pekerja migran Sumbawa.

Sementara itu, Deputi Perlindungan dan Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI, Drs. Lasro Simbolon, MA., mengatakan bahwa, pekerja migran Indonesia yang ada diluar negeri berjumlah kurang lebih sembilan juta orang. Sekitar 4,3 juta orang berangkat melalui jalur resmi yang tercatat negara. Sementara sebagian kecil dari 4,7 juta orang berangkat melalui jalur mandiri. Sisanya berangkat secara tidak prosedural atau ilegal.

Menurut Lasro, NTB merupakan daerah pengirim PMI terbesar ke empat di Indonesia setelah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dihadapan para peserta sosialisasi, Lasro berharap, jangan ada lagi PMI asal Kabupaten Sumbawa yang berangkat ke luar negeri melalui jalur non prosedural. Baik melalui calo atau tekong yang nantinya pasti akan bermasalah. “Namun bagaimanapun, negara selalu hadir untuk menjaga PMI kita dari ujung rambut hingga ujung kaki. Ini semua harus ada kerjasama dan sinergi semua pihak,” harapnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.