Ditinggal Rekreasi, Rumah Ludes Dilalap Api

oleh -48 Dilihat
Kebakaran rumah salah seorang warga di Dusun Krida, Desa Jamu, Kecamatan Lunyuk

Beritasumbawa.com (3/5/2022)

LUNYUK- Dua orang kepala keluarga, harus rela kehilangan tempat tinggalnya. Pasalnya, rumah yang ditempati bersama oleh keluarga itu, ludes dilahap si jago merah, Selasa (3/5), sekitar pukul 10.45 Wita.

Kebakaran itu terjadi di Dusun Krida, Desa Jamu, Kecamatan Lunyuk. Rumah yang hangus tersebut, ditempati oleh Arahim Unjang dan Hasan Susanto. Selain kehilangan rumah, kedua kepala keluarga itu juga kehilangan benda berharga dan hasil jerih payah mereka. Seperti beras, padi dan uang hasil penjualan hasil bumi selama bertani.

Hanya dalam waktu 10 menit, rumah panggung yang mereka tempati ludes terbakar. Hal ini dikarenakan saat peristiwa itu terjadi, angin berhembus dengan kencang. Selain itu, cuaca panas mempercepat api membesar dan membuat rumah tersebut ludes.

Sekretaris Desa Jamu sekaligus saksi mata, Zainuddin mengatakan, saat peristiwa itu terjadi, pemilik rumah sedang keluar. Kedua keluarga itu pergi berekreasi ke pantai. Mengingat saat ini masih dalam suasana Idul Fitri. Sehingga rumah ditinggal dalam keadaan kosong.

Saat api mulai membumbung, warga yang melihat hal ini langsung meminta pertolongan kepada masyarakat setempat. Guna memadamkan api yang sudah mulai melahap rumah.

Menurut Zainuddin, saat kebakaran terjadi, warga kesulitan melakukan pemadaman. Sebab, warga hanya menggunakan peralatan seadanya. Warga juga kesulitan menyelamatkan harta benda korban, karena pintu rumah dalam keadaan terkunci. Diduga kuat, kebakaran ini terjadi karena arus pendek.

kehilangan

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerugian materiel yang diderita korban mencapai ratusan juta rupiah. Zainuddin berharap, pemdes beserta warga serta instansi terkait dapat segera menyalurkan bantuan kepada korban. Karena harta benda korban yang tersisa saat ini hanya pakaian di badan.

Sementara itu, istri Hasan Susanto, Sawiyah mengaku, dia mengetahui kejadian ini saat ia berada di pantai. Saat itu dia ditelpon oleh keluarganya yang menyatakan bahwa rumahnya sudah habis terbakar. Mendengar kabar itu, dia langsung mengajak seluruh keluarga untuk pulang,

Saat sampai di TKP ia beserta keluarga lainnya syok melihat rumah mereka sudah rata dengan tanah. Selain uang, perhiasan dan dokumen penting seperti sertifikat laham mil mereka juga ikut terbakar. “Kami sudah tidak punya apa-apa lagi. Uang Rp 57 juta hasil menjual hasil tani kami hangus terbakar. Rencananya uang itu akan kami gunakan untuk menutup hutang di bank. Rencananya akan kami bayarkan saat bank sudah mulai buka,” ujarnya. (bs/aj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.