3,6 Ton Minyak Goreng Dijual Murah

oleh -30 Dilihat
Tampak sejumlah warga yang mengantre untuk membeli minyak goreng curah, dalam kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan Perum Bulog Sumbawa

Beritasumbawa.com (27/4/2022)

SUMBAWA- Sebanyak 3,6 ton minyak goreng curah, dijual murah oleh Perum Bulog Kantor Cabang (Kacab) Sumbawa. Minyak goreng ini dijual dalam kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan di Taman Mangga, Rabu (27/4). Minyak goreng curah ini dijual kepada masyarakat dengan harga Rp. 15.500 perkilogramnya.

Pimpinan Cabang Bulog Sumbawa, Omar Sahrif S.T., M.T mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu penugasan dari pemerintah. Untuk melakukan operasi pasar terhadap minyak goreng curah. Kegiatan ini sudah berjalan di seluruh Indonesia termasuk di Sumbawa.

“Acara ini tentu atas dasar instruksi dari Kementerian Perekonomian. Kemudian turun kepada Kementerian Perindustrian yang ditetapkan mengenai harganya juga oleh Kementerian Perdagangan,” ujar Omar kepada wartawan.

Diungkapkan, untuk di Sumbawa, operasi minyak goreng diselenggarakan oleh Buolg dengan Pemda Sumbawa melalui Dinas KUKM Indag.  Adapun pola kerjasamanya adalah Bulog menyediakan komoditinya berupa minyak goreng. Kemudian Dinas KUKM Indag memiliki akses untuk menjangkau masyarakat. “Kita menyediakan barang, tentu yang memfasilitasi adalah Diskoperindag (Dinas KUKM Indag, red), dengan segala kekuatan sarana prasarana infrastruktur dan jaringan warga,” terangnya.

Omar memaparkan, minyak goreng yang dijual kepada masyarakat dalam kegiatan ini sebesar Rp 15.500 perkilogram. Adapun stok yang disediakan sebanyak 3.600 Kg atau 3,6 ton.

Dalam kegiatan ini, pihaknya menargetkan, minimal 720 hingga seribu orang dapat terlayani. Dia mencontohkan, jika dihitung secara kasar, setiap orang mengambil lima kilogram, maka ada sekitar 3.600 kilogram dibagi lima. Artinya sekitar 720-an masyarakat terlayani. “Tapi mungkin bisa sampai seribu orang yang terlayani kalau ada yang mengambil satu atau dua kilogram. Mungkin bisa sampai target kita lebih dari seribu konsumen,” tambahnya.

kehilangan

Sementara itu, Kepala Dinas KUKM Indag Kabupaten Sumbawa, Riki Trisnadi mengatakan, kegiatan seperti ini perlu dilakukan. Karena ini merupakan salah satu cara mengantisipasi kekurangan pasokan minyak bagi masyarakat. Apalagi akan memasuki hari raya idul fitri. Jadi kebutuhan minyak untuk persiapan lebaran pasti tinggi.

Menurutnya, kegiatan Ini juga berfungsi untuk memberikan kestabilan harga minyak curah. Karena hasil pantauan pihaknya di lapangan, minyak curah dijual dengan satuan liter. Maka harganya Rp 14 ribu perliter. Sementara harga satu perkilonya sekitar Rp 15.500.

“Hasil pantauan, harga minyak curah di pasaran seharga Rp 19 ribu perkilogram. Jadi ada selisih harga Rp 3.500 dengan HET. Dengan adanya kegiatan ini, bisa menstabilkan harga,” terang Riki.

Walaupun jumlah yang disediakan terbatas, lanjutnya, setidaknya bisa membantu masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan pasokan minyak goreng masing-masing. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.