Penganiaya Kucing Terancam Sembilan Bulan Penjara

oleh -29 Dilihat
Jumpa pers yang dilakukan Kapolres Sumbawa, AKBP. Esty Setyo Nugroho, S.I.K, terkait diamankannya terduga pelaku penganiayaan hewan yang viral beberapa waktu lalu

Beritasumbawa.com (21/4/2022)

SUMBAWA- Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi akhirnya berhasil mengetahui identitas terduga pelaku penganiayaan kucing yang sempat viral beberapa waktu lalu. Akhirnya, dua orang terduga pelaku berhasil diringkus. Kedua terduga pelaku ini diamankan Selasa (19/4) sore lalu.

Kapolres Sumbawa, AKBP. Esty Setyo Nugroho, S.I.K, dalam jumpa persnya membenarkan diamankannya terduga pelaku itu. Kasus ini ditindaklanjuti setelah video penyiksaan hewan ini viral di media sosial. Selain itu, pihaknya juga menerima laporan dari pemerhati hewan. “Dalam kasus ini kami mengamankan dua terduga pelaku. Keduanya diamankan dari kediamannya di Kecamatan Plampang,” ujar kapolres, didampingi Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Ivan Roland Cristofel, S.T.K, Kamis (21/4) sore.

Kapolres memaparkan, kedua terduga pelaku tersebut berinisial Al (19) dan AR (28). Dalam hal ini, Al merupakan pemilik sekaligus pelaku dugaan penganiayaan terhadap kucing itu. Sementara AR sendiri memiliki peran memvideokan aksi tersebut. Kemudian membagikannya melalui media sosial.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Al mengaku melakukan perbuatan itu karena kesal. Sebab, kucingnya kerap buang air sembarangan. Baik itu di dalam maupun di luar rumah. Kemudian, Al meminta AR memvideokan aksi penganiayaan tersebut.

Akibat perbuatannya, lanjut kapolres, kedua terduga pelaku dijerat dengan pasal 302 ayat 1 ke 1e dan ayat 2 KUHP. Adapun ancamannya, dalam ayat 1, jika terbukti maka akan dikenakan pidana penjara paling lama tiga bulan. Sementara dalam ayat 2, jika penganiayaan itu menyebabkan sakit lebih dari seminggu, cacat, luka berat lainnya, atau mati, maka pelakunya akan dipidana penjara paling lama sembilan bulan.

Untuk kucing yang menjadi korban, saat ini masih dititipkan kepada pemerhati hewan. Guna mendapatkan perawatan.

kehilangan

Kapolres mengimbau kepada masyarakat jangan melakukan perbuatan meresahkan, seperti penyiksaan hewan peliharaan. Sebaiknya hewan peliharaan diperlakukan dengan sebaik-baiknya. Apabila sudah merasa bosan dengan hewan peliharaannya, bisa diberikan kepada orang lain atau dititipkan pada penitipan hewan.

“Kepada para terduga pelaku masih proses lidik dan interogasi. Serta melengkapi barang bukti dan keterangan para ahli,” pungkas kapolres. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.