Video Penyiksaan Kucing Viral, Pemerhati Hewan Lapor Polisi

oleh -24 Dilihat
Founnder Animals Hope Shelter Indonesia, Christian Joshua Pake (dua dari kiri), saat melapor ke Polres Sumbawa

Beritasumbawa.com (19/4/2022)

SUMBAWA- Belakangan ini, beredar video penyiksaan kucing oleh seorang netizen, beredar luas. Aksi penyiksaan itu, membuat pemerhati hewan berang. Akhirnya, kasus penyiksaan itu resmi dilaporkan ke Polres Sumbawa, Selasa (19/4) siang.

Diketahui, video penyiksaan kucing itu berdurasi sekitar 16 detik. Dalam video itu, seorang netizen memasukan petasan ke dalam salah satu organ hewan malang tersebut. Sehingga menyebabkan organ kucing tersebut meledak.

Ulah oknum penyiksa kucing ini pun mendapat hujatan dari berbagai netizen lainnya. Bahkan juga menjadi perhatian serius dari aktifis pecinta hewan lainnya.

Atas dasar ini, Founder Animals Hope Shelter Indonesia, Christian Joshua Pake, resmi melaporkan hal tersebut ke Polres Sumbawa. Kepada wartawan, Joshua menyampaikan, kedatangannya dari Jakarta untuk melaporkan terkait kekerasan terhadap hewan yang sudah menjadi viral di media sosial. Selain itu, dia juga mengapresiasi jajaran Polres Sumbawa yang sudah lebih dulu melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

“Kamo mengapresiasi Polres Sumbawa, khsusnya Satreskrim yang cepat memberikan atensi dan menerima keluhan masyarakat di media sosial. Dan mereka langsung bertindak, dan ini patut diapresiasi menurut saya,” ujar Joshua, sesaat setelah melayangkan laporan yang didampingi Cat Lover Sumbawa.

Dari adanya kasus ini, dia berharap tidak ada lagi warga lainnya yang melakukan tindakan serupa. Karena, apapun alasannya undang-undang perlindungan hewan itu ada. Dengan adanya laporan ini, diharapkan bisa memberikan efek jera kepada pelakunya. Juga sebagai pelajaran kepada para pihak lain, agar tidak sembarangan menganiaya hewan.

kehilangan

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Ivan Roland Christofel, S.T.K yang dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan dari aktifis hewan tersebut. Dikatakan, sebelum adanya laporan ini, pihaknya sudah melakukan penyelidikan.

“Sebelum dilaporkan kita juga sudah melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku. Karena dari informasi diduga terjadi di sumbawa. Kami berharap kasus ini dapat terungkap, tentunya dengan dukungan semua pihak,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.