Gerebek Empat Lokasi, Empat Pengedar Diringkus

oleh -40 Dilihat
EKR dan Bados saat dimintai keterangan oleh polisi

Beritasumbawa.com (12/4/2022)

SUMBAWA- Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Sumbawa, melakukan penggerebekan di empat lokasi. Hasilnya, empat terduga pengedar sabu, berhasil diringkus. Satu diantaranya, merupakan residivis, sekaligus pemilik rumah makan.

Kapolres melalui Kasat Narkoba Polres Sumbawa, Iptu. Malaungi, SH., MH, membenarkan adanya pengungkapan ini. Dikatakan, penggerebekan itu mulai dilakukan, Senin (11/4) sekitar pukul 16.30 Wita. “Penggerebekan dilakukan di Kecamatan Labangka, Plampang dan Sumbawa,” ujar Ekky, akrabnya disapa.

Dipaparkan, pengungkapan pertama di Desa Suka Damai, Kecamatan Labangka. Di lokasi ini, polisi meringkus MD alias Bados (32). Bados diamankan, karena warga menginformasikan bahwa yang bersangkutan kerap mengedarkan narkoba. “Terduga pelaku diamankan di halaman rumah salah seorang warga. Terduga pelaku tak berkutik saat diamankan petugas,” ujar Ekky, akrab perwira ini disapa.

Saat Bados digeledah, ditemukan delapan poket sabu dari dalam saku celana bagian depan yang digunakannya. Keseluruhan barang haram itu memiliki bruto 2,97 gram. Selain itu, juga ditemukan klip obat dan handphone. Berdasarkan interogasi, Bados mengaku mendapatkan barang dari JN, warga Desa Selante, Kecamatan Plampang.

Langsung saja, tim mendatangi kediaman JN di Desa Selante. Saat digerebek, JN sedang bersama rekannya berinisial BH (29). Saat digerebek, polisi hanya menemukan poket sabu kosong, bong, handphone dan barang bukti lainnya. “Saat ditanya, JN mengaku sudah menjual semua barangnya ke Bados. Dalam handphone JN juga ditemukan percakapan transaksinya dengan Bados,” terang Ekky.

Setelah didalami, JN mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang berinisial NR alias Kevin, warga Kecamatan Lopok. Langsung saja, keberadaan Kevin ditelusuri. Ternyata, diketahui pria ini tengah berada di rumah istri sirinya yang berinisial SW, di Desa Plampang.

kehilangan

Tim kemudian bergegas menuju kediaman SW. Ternyata benar, Kevin masih berada di rumah tersebut. Saat digerebek, Kevin tengah bersama SW. Saat digeledah, ditemukan satu poket sabu dengan bruto 0,52 gram. Di lokasi juga ditemukan barang bukti lain berupa satu unit handphone, sebuah dompet dan sebuah buku tabungan.

“Kevin akhirnya buka mulut. Dia membeberkan asal barang yang dimilikinya,” imbuh Ekky.

Diketahui, Kevin mendapatkan barang dari pria berinisial EKR. Diketahui, EKR merupakan pemilik salah satu rumah makan di Kota Sumbawa. EKR juga merupakan residivis dalam kasus yang sama.

Kemudian, tim bergeser ke dalam kota. Tim kemudian menelusuri keberadaan EKR. Hasilnya, EKR berhasil diringkus di pinggir Jalan Manggis, Kelurahan Uma Sima. Dari tangan EKR, ditemukan barang bukti berupa lima poket sabu seberat 4,89 gram, dua unit handphone, dua buah dompet, uang tunai sebesar Rp 2.154.000 dan sebuah sepeda motor.

Tidak sampai di situ, penggeledahan dilanjutkan ke rumah EKR di Kelurahan Lempeh. Hasilnya, ditemukan empat poket sabu seberat 2,98 gram, sebuah pipa kaca berisi kristal putih diduga shabu dengan berat 1,80 gram, satu poket bekas pakai shabu dan bong.

Kepada polisi, lanjut Ekky, EKR mengaku bahwa barang haram itu diperoleh dari seseorang di Lombok. Hingga saat ini, masih di lakukan pendalaman terkait asal barang tersebut. “EKR awalnya dia hanya pengguna. Namun, karena sabu yang dimiliki lumayan banyak, akhirnya dia mengedarkan barang itu ke pada pihak lain,” jelasnya.

Saat ini, baik barang bukti maupun empat orang terduga pengedar dan sejumlah saksi, telah diamankan di Polres Sumbawa, untuk proses selanjutnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.