Bobol Gudang, Residivis Pembunuhan Gondol Ratusan Juta

oleh -145 Dilihat
Polisi saat mengamankan Zf (dua dari kanan) beserta barang bukti uang tunai ratusan juta rupiah

Beritasumbawa.com (24/3/2022)

SUMBAWA- Sebuah gudang distributor sembako milik CV. KB, dibobol maling. Dalam kejadian ini, uang ratusan juta milik perusahaan tersebut raib. Namun, hanya dalam waktu dua kali 24 jam, Tim Puma Polres Sumbawa, berhasil meringkus terduga pelaku dalam kasus ini. Terduga pelakunya tidak lain mantan karyawan perusahaan tersebut, berinisial Zf.

Menurut informasi, kasus pencurian ini terjadi Senin (21/3) dini hari lalu. Berawal saat Zf mendatangi TKP pada Minggu (20/3) sore untuk bermain-main. Mengingat, Zf pernah bekerja di gudang itu dan telah diberhentikan sebulan yang lalu.

Di lokasi itu, Zf menemui dua orang karyawan perusahaan. Zf menanyakan kabar seorang karyawan lainnya kepada dua orang itu. Zf juga mengatakan, kedatangannya untuk mengambil kaleng kosong untuk dijadikan tempat tabungan. Tidak lama, Zf berpamitan dengan dua karyawan itu dengan alasan untuk mengambil kaleng kosong.

Namun, Zf masuk ke kamar mess salah satu karyawan lainnya dan mengambil kunci pintu gudang. Setelah itu, Zf keluar kamar dan berpamitan untuk pulang kepada dua orang karyawan yang ditemuinya pertama kali itu.

Zf kembali lagi ke gudang yang terletak di Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes tersebut, sekitar pukul 22.00 Wita. Karena gudang itu masih dalam keadaan ramai, Zf kembali pulang. Kemudian, Zf kembali ke lokasi pada Senin (21/3) sekitar pukul 02.30 Wita. Melihat situasi dlm keadaan sepi, Zf langsung masuk ke gudang dan menuju meja kasir.

Zf langsung membuka empat laci meja kasir yang dalam keadaan tidak terkunci. Kemudian Zf mengambil uang ratusan juta yang ada di dalam laci meja kasir dan dimasukkan ke dalam tas ransel yang dibawanya. Setelah itu pelaku langsung keluar dengan meninggalkan kunci pintu gudang di atas meja kasir.

kehilangan

Sesampainya di rumah, Zf langsung memasukkan uang yang diambilnya ke dalam kardus. Kardus itu kemudian dimasukkan ke dalam karung. Langsung saja Zf mengubur karung tersebut di kandang kambing yang ada di dekat rumahnya. Sementara pakaian, sarung tangan dan masker yang digunakan menjalankan aksinya, dibakar di Dermaga Labuhan Badas. Zf bahkan kembali ke lokasi gudang tersebut, agar tidak ada yang mencurigainya.

Kasus pencurian ini baru diketahui sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, karyawan gudang melaporkan bahwa kunci gudangnya hilang. Pemilik gudang kemudian datang membawa kunci cadangan dan membuka gudang. Saat gudang terbuka, pemilik gudang melihat bahwa uang yang disimpan di dalam empat laci sudah tidak ada. Langsung saja pemilik gudang melaporkan hal ini ke Polres Sumbawa.

Atas laporan ini, Tim Puma yang dipimpin KBO Reskrim Polres Sumbawa, Ipda. Hari Rustaman, SH, langsung turun melakukan penyelidikan. Hasilnya, identitas terduga pelaku dalam kasus ini berhasil diketahui. Langsung saja, KBO Reskrim yang juga mantan Kanit Buser Polres Sumbawa ini, mendatangi Zf di kediamannya, di Kelurahan Brang Biji, Rabu (23/3) siang. Setelah diinterogasi, Zf mengakui perbuatannya.

Saat diminta untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti, Zf sempat mengecoh polisi. Awalnya Zf menunjuk sebuah bukit di dekat rumahnya sebagai tempat penyimpanan. Saat diperiksa, barang bukti itu tidak ada. Saat itu, Zf beralasan bahwa barang bukti itu sudah diambil orang.

Namun, saat didesak, Zf akhirnya menunjukkan lokasi sebenarnya penyimpanan uang tersebut. Hasilnya, setelah diperiksa, ternyata benar barang bukti itu dikubur di kandang kambing milik Zf. Dalam hal ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 433 juta lebih.

Diketahui, Zf merupakan residivis kasus pembunuhan. Dia pernah dihukum karena menghabisi nyawa ayahnya, saat Zf masih di bawah umur.

Kapolres Sumbawa, AKBP. Esty Setyo Nugroho, S.I.K, yang dikonfirmasi, membenarkan adanya penangkapan itu. Kapolres mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan selama dua hari, Zf berhasil diringkus di kediamannya. Sementara barang bukti uang tunai dikubur di sebelah kandang kambing belakang rumah Zf.

Saat ini, lanjut kapolres, Zf sudah diamankan di Polres Sumbawa. Guna dilakukan proses selanjutnya. “Saat ini Zf sedang dalam proses penyidikan yang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Sumbawa. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas kapolres. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.