Pelaku Persetubuhan Ditangkap di Kampung Istrinya

oleh -120 Dilihat
Terduga pelaku berinisial As (tiga dari kanan) saat diamankan di Polsek Lunyuk

Beritasumbawa.com (12/3/2022)

SUMBAWA- Pelarian seorang pria berinisial As, berakhir. Setelah enam bulan dalam pencarian, pria setengah abad ini akhirnya berhasil ditangkap polisi. Pelaku persetubuhan anak di bawah umur ini ditangkap, saat bersembunyi di salah satu rumah, di desa asal istrinya di Kecamatan Lunyuk.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Ivan Roland Cristofel, S.T.K, yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu. Diungkapkan, AS ditangkap, Selasa (8/3) lalu. “As ditangkap di rumah salah seorang warga, di desa istrinya di Kecamatan Lunyuk. Saat itu, As menumpang hidup di rumah warga,” ujar Ivan, akrab perwira ini disapa, didampingi Kanit PPA Polres Sumbawa, Aipda. Arifin Setioko, S.Sos.

Sebelumnya, lanjut Ivan, As sempat menghilang sekitar enam bulan. Pihaknya juga sudah memasukkan As dalam daftar pencarian orang (DPO). Saat dia berada di rumah salah seorang warga di Lunyuk, As langsung ditangkap oleh personel Polsek Lunyuk. Setelah itu, As dilimpahkan ke Polres Sumbawa, untuk proses selanjutnya.

Seperti diberitakan, seorang pria berinisial AS, dilaporkan ke Polres Sumbawa. Pasalnya, pria beristri dua ini diduga menyetubuhi seorang ABG hingga hamil. Kasus dugaan persetubuhan ini diperkirakan terjadi sejak November 2020 lalu. Dugaan persetubuhan ini terjadi di salah satu desa di Kecamatan Lantung.

Diketahui, korban Bunga (bukan nama sebenarnya, red) bertetangga dengan AS. Rumah keduanya juga saling berhadap-hadapan. Kesehariannya, Bunga sering bermain di rumah AS, bersama istri pertama dan anaknya. Kebetulan, orang tua Bunga jarang berada di rumah, karena sibuk berladang.

Dugaan persetubuhan ini diperkirakan sudah terjadi sebanyak empat kali. Dugaan persetubuhan ini baru diketahui Juli 2021lalu. Dimana ibu Bunga melihat ada perbedaan pada tubuh korban. Sebab, saat korban mandi, ibunya melihat bahwa perutnya membesar.

kehilangan

Karena curiga, ibunya bertanya kepada Bunga. Setelah didesak, akhirnya Bunga mengaku telah disetubuhi oleh AS. Mendengar hal ini, ibunya langsung jatuh sakit dan stroke. Warga yang mengetahui ibu korban sakit, kemudian datang membesuk.

Akhirnya, warga mengetahui penyebab ibu korban sakit. Kakak korban, kemudian melaporkan kasus dugaan persetubuhan ini ke Polres Sumbawa. Setelah dilaporkan, korban kemudian divisum di RSUD Sumbawa. Dari hasil visum, barulah diketahui saat itu kandungan korban telah berusia delapan bulan setengah. Saat ini, korban sudah melahirkan. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.