Yamin Serap Aspirasi Warga Pesisir dan Dalam Kota

oleh -21 Dilihat
Reses anggota DPRD Sumbawa, Muhammad Yamin di Sekretariat DPC Hanura Kabupaten Sumbawa

Beritasumbawa.com (11/3/2022)

SUMBAWA- Anggota DPRD Sumbawa, Muhammad Yamin, kembali menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Dapil I Sumbawa. Dalam reses masa sidang pertama 2022 ini, Ketua DPC Hanura Kabupaten Sumbawa ini menyerap aspirasi warga pesisir dan di dalam Kota Sumbawa.

Reses hari pertama, dilaksanakan oleh Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumbawa ini, dilaksanakan di Labuhan Ijuk, Kecamatan Moyo Hilir, Kamis (10/3) lalu. Kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Jumat (11/3) siang, di Sekretariat DPC Hanura Sumbawa, di Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa.

Ditemukan seusai reses, Yamin mengatakan, reses pertama dilakukan di Labuhan Ijuk, Kecamatan Moyo Hilir. Di lokasi ini, dia dan warga setempat telah menjalin hubungan emosional yang cukup lama. Bahkan sejak periode pertama dia menjabat sebagai anggota DPRD Sumbawa.

Yamin mengungkapkan, di lokasi tersebut, aspirasi masyarakat masih berkutat terkait perekonomian nelayan. “Sebelumnya masyarakat setempat hanya nelayan biasa. Sekarang sudah ada yang memiliki bagang,” ujar Yamin.

Dalam hal ini, aspirasi masyarakat Labuhan Ijuk adalah jaring untuk bagang. Tahun depan, masyarakat juga masih menginginkan jaring, untuk nelayan yang baru saja memiliki bagang. Selain itu, masyarakat juga menginginkan waring untuk tahun depan.

Selain itu, masyarakat Labuhan Ijuk juga menginginkan bantuan beasiswa melalui dana pokir. Karena, ada masyarakat yang tidak mampu di lokasi tersebut, yang ingin menyekolahkan anaknya. “Aspirasi masyarakat Labuhan Ijuk juga berkaitan dengan pendidikan. Karena ada masyarakat yang tidak mampu. Terutama anak yatim di lokasi tersebut. Mereka meminta agar direalisasikan beasiswa melalui pokir. Alhamdulillah ini sudah tahun keempat, ada beasiswa melalui pokir,” imbuhnya.

kehilangan

Sementara untuk di dalam Kota Sumbawa sendiri, masyarakat masih menginginkan peningkatan kapasitas fisik untuk fasilitas umum. Karena masih ada pembangunan fisik yang belum selesai di sejumlah titik di dalam kota. Seperti pembenahan gang pemukiman yang akan dilanjutkan tahun depan. Kemudian juga aspirasi permohonan bantuan untuk kegiatan ibu-ibu PKK.

Lebih lanjut Yamin mengatakan, realisasi aspirasi masyarakat melalui program pokir, tidak semuanya dapat terealisasi. Karena hal itu berhubungan dengan ketersediaan anggaran daerah. Sebab, telah terjadi pemangkasan anggaran beberapa tahun ini. Karenanya, aspirasi masyarakat itu baru bisa terealisasikan tahun berikutnya.

Namun, yang menjadi prioritas untuk direalisasikan adalah program beasiswa melalui pokir. Sementara ini, beasiswa yang sudah terealisasi adalah beasiswa untuk pelajaran di jenjang perguruan tinggi.

Dalam reses yang dilakukan di dalam Kota Sumbawa, ada aspirasi dari masyarakat yang menginginkan agar ada beasiswa untuk jenjang pendidikan lainnya. Seperti beasiswa untuk siswa di tingkat SD. Karena itu, selain beasiswa untuk perguruan tinggi, juga akan diperjuangkan beasiswa untuk siswa SD. Jika dimungkinkan, beasiswa untuk semua jenjang akan diupayakan.

“Pemberian beasiswa tidak selalu diukur dengan nilai akademik siswa, tapi kondisi ekonominya. Apalagi jika calon penerima beasiswa itu adalah anak yatim,” terangnya.

Rencananya, lanjut Yamin, resesnya akan dilanjutkan ke Dusun Prajak, Kecamatan Moyo Hilir. Di lokasi tersebut, sejumlah program sudah berjalan. Hubungan emosionalnya dengan warga setempat juga sudah terjalin dengan baik.

Di lokasi itu sudah ada keramba yang direalisasikan melalui program pokir. Bahkan juga sudah ada rumah makan apung. Reses nya di Dusun Prajak juga dilakukan, untuk mengontrol program yang sudah disalurkan ke wilayah tersebut. Selain untuk menyerap aspirasi warga di kawasan itu. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.