Songsong MXGP Samota 2022, Ini yang Perlu Didorong

oleh -96 Dilihat
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Varian Bintoro, S.Sos., M.Si

Beritasumbawa.com (11/3/2022)

SUMBAWA- Menjelang perhelatan MXGP Samota 2022,

Bupati Sumbawa diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Varian Bintoro, S.Sos., M.Si mengimbau agar seluruh elemen masyarakat membangun semangat bersama. Selain akan membawa dampak gemilang bagi masyarakat Sumbawa, juga akan berdampak multiplier bagi pembangunan daerah secara keseluruhan. Hal ini disampaikan saat diskusi harmoni Bidang Koordinasi Pemerintahan dan Kesra, pada Jum’at pagi (11/3), di Ruang Kerja Asisten Pemkesra.

Diskusi harmoni ini juga dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas PMD, Sekdis Popar, Kabag Kesra, Kabag Pemerintahan dan Kabag Umum Setda Kabupaten Sumbawa. Salah satu fokus diskusi antara lain menggeliatkan pengelolaan dan publikasi desa-desa wisata.

Kabupaten Sumbawa memiliki banyak potensi wisata yang notabene berlokasi di desa. Karena itu geliat desa wisata atau potensi pariwisata yang ada didesa harus terus dikembangkan dan dikelola secara baik dan profesional. “Desa Wisata di Sumbawa sangat banyak dan potensial untuk diexplore. Guna mendukung daya tarik kunjungan pada gelaran event internasional MXGP 2022,” ujar Varian.

Terlebih desa wisata juga merupakan salah satu agenda prioritas yang diamanatkan oleh Kemendesa PDTT, dalam pengelolaan Dana Desa 2022. “Harmoni di lapangan, baik yang bersandar pada potensi lokal desa dan kearifan budaya masyarakat. Yang ditunjang oleh arahan program nasional, menjadi modal besar bagi Sumbawa untuk menarik animo pengunjung ke Sumbawa saat MXGP nanti”, lanjut salah satu tokoh muda Sumbawa yang dikenal sangat dekat dengan berbagai elemen masyarakat.

Pulau Moyo, Poto, Labuhan Ijuk, Penyaring, Batudulang, Pantai Jempol, Semongkat, Ai Lemak, Batu Tering, Pamulung, Kakiang, Teba Murin adalah beberapa lokasi obyek wisata potensial yang berbasis pada alam perdesaan yang patut terus diexplore.

kehilangan

Bahkan Labuhan Mapin, Marente, Buer, Kuliner Utan maupun Labuhan Jambu serta obyek-obyek wisata yang berada di desa-desa yang berada di perlintasan dari Bima maupun Lombok agar terus dipacu pengembangannya.

Pada kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum H. Iskandar D., M.Ec.Dev juga menyarankan agar instansi terkait segera melakukan langkah-langkah konkrit yang lebih focus. “Pengembangan Desa Wisata juga harus linear dengan pengembangan budaya dan kreativitas ekonomi masyarakat setempat, termasuk ulilitas dan aminietas yang ada,” kata Haji Ande, sapaan akrabnya.

Sembari mendorong kecamatan dan desa selalu bersinergi. Baik dalam hal pengembangan dan promosi pariwisata desa.

Lebih lanjut, Haji Ande mengungkapkan, agar dalam mendukung even internasional ini konsep CHSE. Yaitu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan) dan environment sustainability (kelestarian kingkungan). Hal tersebut harus menjadi perhatian bersama. Agar para pengunjung dapat menikmati keindahan wisata Sumbawa dengan nyaman, aman dan menyenangkan.

“Intinya sebagaimana arahan bupati dan wakil bupati, kita sambut MXGP 2022 ini dengan konsep kolaborasi, kebersamaan dan kegotong royongan yang Gemilang dan Berkeadaban. Bersama Kita Bisa,” pungkasnya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.