Banjir Terjang Alas-Alas Barat, Ratusan Rumah Terdampak, Sejumlah Fasilitas Rusak

oleh -23 Dilihat

Salah satu fasilitas umum yang rusak diterjang banjir di salah satu desa di Kecamatan Alas

 

Beritasumbawa.com (15/2/2022)

Hujan lebat yang terjadi di wilayah barat Kabupaten Sumbawa, mengakibatkan Kecamatan Alas dan Alas Barat diterjang banjir, Senin (14/2) sore. Akibatnya, ratusan rumah milik warga terendam air. Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas umum juga rusak diterjang banjir.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto, A.R, M.Pd, memaparkan, dalam peristiwa ini tujuh desa di Kecamatan Alas terdampak. Sementara di Kecamatan Alas Barat, hanya satu desa yang terdampak.

Rusdianto memaparkan, di Kecamatan Alas banjir menerjang Desa Kalimango, Baru, Dalam, Juran Alas, Marente, Labuhan Alas dan Luar. Di Desa Kalimango, sebanyak 81 kepala keluarga (KK) terdampak. Terdiri dari 77 rumah warga rusak ringan hingga sedang, dua rumah warga roboh dan dua rumah warga hanyut. Selain itu, empat ekor ternak sapi milik warga juga hanyut.

Di Desa Baru, 197 KK terdampak. Empat rumah warga rusak berat dan empat rumah rusak ringan. Selain itu, beronjong di sepanjang sekitar 500 meter juga ambruk. Di Desa Dalam, sebanyak 138 KK terdampak. Di Desa Juran Alas, 101 rumah warga terdampak. Dua diantaranya rusak sedang. Selain itu, beronjong sepanjang 25 meter di Dusun Penua Desa setempat hanyut.

kehilangan

Sementara di Desa Marente, tiga KK terdampak. Namun, sejumlah fasilitas umum rusak. Seperti pipa induk PDAM sepanjang sekitar 40 meter Hanyut. Enam gazebo di taman wisata Marente hanyut. Pipa PAMSIMAS sepanjang sekitar 50 meter hanyut. Kemudian jembatan limpas sepanjang sekitar 50 meter amblas. Jembatan POKDARWIS Tiu Kele sepanjang sekitar 50 meter amblas. Terakhir, saluran irigasi Uma Bulu sepanjang sekitar 50 meter amblas.

Di Desa Luar, 159 KK terdampak. Sementara di Desa Labuhan Alas, sebanyak tiga KK terdampak. “Total keseluruhan di tujuh desa di Kecamatan Alas, sebanyak 682 KK terdampak banjir bandang,” ujar Rusdianto.

Sementara itu, di Kecamatan Alas, banjir terjadi di Desa Gontar. Dalam peristiwa ini, jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Gontar II dengan Dusun Stober Gontar dan menuju lahan pertanian warga Desa Gontar sepanjang sekitar 100 meter amblas. Kemudian, beronjong di lokasi pemukiman Desa Gontar sepanjang sekitar 400 meter jebol. Dua unit rumah milik warga terdampak banjir bandang. Selain itu, sekitar satu kilometer Lahan pertanian dan perkebunan di desa tersebut mengalami longsor.

Menurut Rusdianto, pasca kejadian ini, pihaknya sudah mendistribusikan bantuan bagi desa-desa yang terdampak di Kecamatan Alas dan Alas Barat. Bantuan tahap awal yang diberikan saat ini yakni makanan instan dan air bersih. “Selain itu, perlu bantuan yang paling vital untuk Pulau Bungin. Sebab, jaringan PDAM menuju pulau tersebut putus. Akibatnya, sekitar dua ribu KK tidak mendapatkan air bersih,” imbuhnya.

Secara keseluruhan di Kecamatan Alas, sekitar 11 ribu jiwa membutuhkan air bersih. Saat ini, pihaknya sudah mendistribusikan air bersih ke Kecamatan Alas. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.