Lima Sengketa HI Belum Bisa Diselesaikan

oleh -45 Dilihat

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetyo

 

Beritasumbawa.com (18/1/2022)

SUMBAWA- Sebagian besar kasus hubungan industrial (HI) pada 2021, berhasil diselesaikan. Namun, masih tersisa lima kasus yang masih belum bisa diselesaikan melalui perjanjian bersama.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetyo mengatakan, jumlah kasus hubungan industrial sebanyak 26 kasus, apda 2021 lalu. Seperti PHK sepihak, pemberian upah dibawah UMK dan pekerjaan tidak sesuai kontrak. Dari 26 kasus, telah diselesaikan 18 kasus. Mengarahkan kepada komitmen kesepakatan perjanjian bersama. “Jadi jika masuk ke Disnakertrans, untuk menyelesaikan persoalan pekerja dengan pemberi kerja, finishnya di PB (perjanjian bersama),” ujar Budi.

Jika sudah mengarah ke PB, artinya persoalan itu sudah tuntas. Tidak perlu dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial. Dalam hal ini, 18 kasus sudah diarahkan pada PB. Dimana masing-masing pihak sudah menerima keputusan dan sudah bekerja dengan lebih baik dari sebelumnya.

Kemudian, ada tiga kasus yang kini masih berproses dan mengarah ke PB. Ada juga lima kasus yang tidak bisa diselesaikan dan tidak bisa mengarah ke PB. Atas persoalan ini, pihaknya memberikan anjuran kepada masing-masing pihak.

kehilangan

Dijelaskan, anjuran yang diberikan adalah agar pihak pekerja dan perusahaan kembali berembuk. Guna penyelesaian sengketa mereka. Dengan harapan nantinya bisa mengarah pada perjanjian bersama. Apabila tidak bisa, lanjut Budi, maka akan diarahkan penyelesaian sengketanya di Pengadilan Hubungan Industrial.

Menurut Budi, sebenarnya, kinerja dari Disnakertrans sendiri dilihat dari bagaimana perselisihan hubungan industrial bisa diselesaikan. Sehingga ada win-win solution bagi masing-masing pihak. Diharapkan, agar sisa sengketa persoalan tahun lalu, bisa diselesaikan dalam tahun ini. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.