Jelang MXGP, Runway Bandara Sumbawa Akan Dioptimalkan

oleh -24 Dilihat

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi (kanan) bersama Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah (kiri) seusai meninjau kondisi runway Bandara Sumbawa

 

Beritasumbawa.com (14/1/2022)

SUMBAWA- Runway (landasan) Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa, akan dioptimalkan dengan cara dipertebal. Hal ini dilakukan guna menghadapi event MXGP 2022. Pengoptimalan landasan ini akan dilakukan, setelah Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi melihat langsung kondisi Bandara Sumbawa, Jumat (14/1) sore.

Sebelumnya, rombongan Menteri Perhubungan tiba di Bandara Sumbawa, sekitar pukul 16.00 Wita. Menteri beserta rombongan langsung disambut oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah. Turut hadir dalam kegiatan itu Forkopimda Sumbawa, pimpinan instansi terkait dan tim survey MXGP 2022.

Setelah itu, Menteri Perhubungan beserta rombongan langsung mengecek kondisi runway Bandara Sumbawa. Kemudian, dilakukan pertemuan dengan tim survey, guna membahas kesiapan pelaksanaan event kelas dunia itu. Setelah sekitar sejam melakukan pertemuan, Menteri Perhubungan beserta rombongan kembali melanjutkan perjalanannya.

Ditemui seusai kegiatan, Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengatakan, bahwa Menteri Perhubungan telah berkomitmen untuk mendukung kegiatan MXGP. Yakni dengan mengoptimalkan runway Bandara Sumbawa. “Sudah ada komitmen dari pak Menteri Perhubungan, untuk membantu mengoptimalkan kekuatan aspalnya menjadi tujuh centimeter,” ujar Dr. Zul, akrabnya disapa.

kehilangan

Dikatakan, nantinya pengoptimalan runway bandara ini akan dilakukan bersama oleh pemerintah pusat, Pemprov NTB dan Pemda Sumbawa. Mengingat, pengoptimalan runway ini sangat penting. Agar pesawat jenis boeing bisa mendarat dengan aman di Bandara Sumbawa. Jadi runwaynya perlu dipertebal. Mengingat, MXGP ini akan dilaksanakan pada 26 Juni mendatang.

Dr. Zul mengungkapkan, adapun dana yang dibutuhkan sekitar 40 hingga 50 miliar rupiah. Untuk sementara ini, hanya dilakukan pertebalan landasan terlebih dahulu. Sehingga pesawat dengan bobot lebih besar bisa mendarat.

Disinggung terkait dengan sarana pendukung lain seperti pelabuhan, menurut Dr. Zul, semua harus berubah. Segala sesuatunya harus berani dimulai. Karena jika harus menunggu semuanya siap terlebih dahulu, maka eventnya tidak akan bosan dimulai. “Karena MXGP, Bandara harus berubah, pelabuhan harus berubah, rumah sakit harus berubah, semua harus berubah. Karena satu event internasional, menyebabkan banyak perubahan yang lain-lain,” imbuhnya.

Selain itu, hasil survey dari tim survey yang turun ke Sumbawa secara umum menyatakan bahwa Kabupaten Sumbawa sudah mantap.

Apakah Kabupaten Sumbawa sudah pasti menjadi lokasi pelaksanaan MXGP? “In sya Allah,” jawab Dr. Zul singkat.

Secara terpisah advisor MXGP, Happy Harinto mengatakan, dia belum bisa bicara panjang lebar. Sebelum segala sesuatunya terkait event ini clear. Sebab, banyak hal yang harus di selesaikan terlebih dahulu. Namun, pihaknya bersyukur karena pemerintah daerah hingga pusat mendukung event ini. “Tinggal bagaimana kita menjalani ini saja,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya belum menemui halangan di lapangan. Apakah Kabupaten Sumbawa sudah pasti menjadi lokasi pelaksanaan MXGP, akan disampaikan sebelum 22 Januari mendatang. “Saya mau memastikan segala sesuatunya dulu. Tunggu sebelum tanggal 22 ya,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.