Angka Pengangguran di Sumbawa Menurun

oleh -76 Dilihat

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetyo

 

Beritasumbawa.com (11/1/2022)

SUMBAWA- Geliat perekonomian di Kabupaten Sumbawa pada 2021 melaju dengan pesat. Hal ini tentu saja berakibat pada menurunnya tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sumbawa menjadi menurun dengan signifikan dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetyo memaparkan, masyarakat usia kerja di Kabupaten Sumbawa sebanyak 352.434 orang. Dengan angkatan kerja sebanyak 235.622 orang. Sementara jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 227.632 orang. “Terkait jumlah penduduk yang bekerja di Kabupaten Sumbawa, memang masih didominasi oleh sektor pertanian. Yakni sekitar 40 persen sektor pertanian, 20 persen sektor perdagangan dan 20 persen pada sektor lainnya,” ujar Budi.

Sektor pertanian ini mempengaruhi besaran serapan tenaga kerja. Sementara tingkat pengangguran di Kabupaten Sumbawa pada 2021 mengalami penurunan, yakni sebesar 3,39 persen. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, yakni sebesar 4,01 persen. “Jadi ada penurunan tingkat pengangguran sebesar, 0,62 persen dari 2020,” imbuhnya.

Budi mengatakan, penurunan yang cukup drastis ini dikarenakan melesatnya laju perekonomian di Kabupaten Sumbawa. Mengingat sektor-sektor perekonomian di Kabupaten Sumbawa mulai menggeliat. Tetapi memang masih didominasi oleh sektor pertanian.

kehilangan

Budi mengungkapkan, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumbawa mengalami penurunan menjadi minus 4,13 persen pada 2020. Hal ini dikarenakan terjadinya pandemi yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Namun, pada 2021, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumbawa kembali meningkat menjadi 0,72 persen. Hal ini diakibatkan berbagai program pengembangan ekonomi dari pusat dan pemulihan ekonomi serentak di seluruh Indonesia.

Artinya, jelas Budi, ada empat digit angka pemulihan perekonomian yang berhasil diangkat. Tetapi, kondisi ini masih belum membaik, karena laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumbawa idealnya berada di angka dua persen seperti sebelumnya. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa geliat masyarakat sudah mulai muncul. Sektor non formal menjadi dominan menciptakan penyelarasan efektivitas pekerja di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, kondisi ini harus tetap dijaga. Dengan cara menjaga iklim investasi dan penguatan ekonomi. Diharapkan dengan berbagai program pengembangan ekonomi dari pemerintah pusat di Kabupaten Sumbawa dan pengembangan lain, dapat mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi. Sehingga, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sumbawa kembali bisa diturunkan. Karena rencana pembangunan jangka menengah di Disnakertrans Kabupaten Sumbawa adalah menurunkan tingkat pengangguran terbuka. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.