Mau Buang Sabu, Pengedar Ini Diringkus

oleh -32 Dilihat

Terduga pelaku berinisial Sl (kanan), saat diamankan di Polres Sumbawa

 

Beritasumbawa.com (5/1/2022)

SUMBAWA- Upaya seorang terduga pengedar sabu berinisial Sl, untuk menghilangkan barang bukti sia-sia. Polisi masih mendapatkan barang bukti sabu yang belum sempat disingkirkan olehnya. Akhirnya, pengedar asal Desa Juru Mapin, Kecamatan Alas Barat ini diringkus oleh polisi.

Kasat Narkoba Polres Sumbawa, Iptu. Malaungi, SH., MH, mengatakan, Sl ditangkap di rumahnya, Selasa (4/1) sekitar pukul 18.00 Wita. Penangkapan Sl berawal dari informasi masyarakat. Dimana diinformasikan bahwa rumah Sl sering digunakan sebagai tempat pesta dan transaksi narkoba. “Karenanya, anggota Opsnal Satuan Reserse Narkoba langsung turun melakukan penyelidikan,” ujar Eky, akrab perwira ini disapa.

Eky memaparkan, setelah memastikan informasi itu, anggotanya kemudian melakukan penggerebekan di rumah Sl. Saat digerebek, ada beberapa orang teman Sl berada dalam rumah tersebut. Sementara Sl sendiri berada di dalam kamarnya.

Langsung saja teman-teman Sl digeledah satu persatu. Namun, tidak ditemukan barang yang mencurigakan dari tangan mereka. Setelah itu, Sl digeledah. Hasilnya, ditemukan satu poket sabu di lantai tepat di samping Sl. Selain itu, juga ditemukan masing-masing satu poket sabu yang disembunyikan dalam anak catur dan jaket milik Sl.

kehilangan

Tidak hanya itu, juga ditemukan empat poket sabu di dalam kamar mandi dalam rumah Sl. Diketahui, barang haram tersebut dibuang oleh Sl untuk menghilangkan barang bukti. “Kami menduga ada banyak barang bukti lain yang sudah di buang oleh Sl. Namun, masih tersisa empat poket yang tercecer di lantai kamar mandi,” terangnya.

Menurut Eky, hasil pemeriksaan sementara, Sl diduga kuat sebagai pengedar. Sl biasa mengedarkan barang haram itu di sekitar Kecamatan Alas Barat dan dalam Kota Sumbawa. Hasil pemeriksaan juga diketahui bahwa barang itu diperoleh Sl dari seseorang. Adanya informasi ini kemudian ditindaklanjuti, dengan cara mendatangi kediaman yang bersangkutan. Namun, saat rumahnya didatangi, yang bersangkutan sudah tidak ada di lokasi.

Atas perbuatannya, Sl dijerat dengan pasal 114 ayat 2, juncto pasal 112 ayat 2, undang-undang nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. “Saat ini kami masih melakukan pendalaman atas kasus ini,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.