Mau Urus Paspor, Jangan Lewat Calo

oleh -76 Dilihat

Proses perekaman data biometrik salah seorang pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa

 

Beritasumbawa.com (3/1/2022)

SUMBAWA- Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa, memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat yang hendak mengajukan permohonan paspor. Karena itu, pihak Imigrasi mengimbau, agar masyarakat tidak menggunakan biro jasa atau calo, dalam pengurusan paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa, Pungki Handoyo menegaskan, agar masyarakat langsung mengurus permohonan paspornya sendiri. Karena masyarakat sendiri akan dirugikan jika menggunakan calo. Sebab, biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat akan membengkak. “Masyarakat yang mengajukan permohonan paspor, jangan lewat calo,” tegas Pungki, didampingi Kasi Lalu-lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Yanuarso Adi Pramono.

Menurut Pungki, pihaknya tidak mengetahui jika ada praktik percaloan di instansi yang dipimpinnya itu. Jika masyarakat menemukan adanya praktik ini, diharapkan untuk dilaporkan ke pihak berwajib. Apabila masyarakat mengetahui ada oknum petugasnya yang terlibat, diminta untuk melapor ke pihaknya. Jika terbukti, maka oknum itu akan ditindak dengan tegas.

Lebih lanjut Pungki mengungkapkan, pihaknya memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengajukan permohonan paspor. Salah satunya, dengan penerapan Aplikasi Pendaftaran Paspor Online (APAPO). Melalui aplikasi ini, pemohon tinggal memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) untuk mendaftar. Dalam aplikasi ini, pemohon juga bisa menentukan sendiri jadwal kedatangan ke Kantor Imigrasi. Guna proses perekaman data biometrik untuk pembuatan paspor.

kehilangan

Guna mencegah pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural, personel imigrasi melakukan pemeriksaan terhadap data pada berkas yang dilampirkan oleh pemohon. Seperti KTP, KK, akta kelahiran atau ijazah atau surat nikah, atau surat baptis. Bagi pemohon yang hendak memperpanjang paspor, harus melampirkan paspor lama. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan, bahwa semua berkas yang dilampirkan dalam pengajuan permohonan sesuai satu sama lain.

Pihaknya juga melakukan pemeriksaan data KTP pemohon secara online. Untuk memastikan bahwa data yang tertera dalam fisik KTP yang dilampirkan sama dengan data yang tercatat dan tersimpan di database Disdukcapil. Jika datanya berbeda, maka permohonan yang bersangkutan belum dapat dilanjutkan. Sampai dengan dilakukan pencocokan data fisik dan data secara online. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya pemalsuan data kependudukan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemeriksaan berkas secara online dapat juga diterapkan pada berkas lainnya. Yaitu kartu keluarga dan akta kelahiran yang dikeluarkan oleh Disdukcapil setelah penerapan sistem pengamanan barcode. Jika berkas yang diajukan tidak dapat dilakukan pemeriksaan secara online dan terdapat keraguan pada petugas pemeriksa, maka dapat dilakukan upaya pemeriksaan keabsahan berkas secara manual. Dengan melaksanakan pemeriksaan ke lapangan langsung. Yaitu dengan berkoordinasi dengan dinas atau lembaga yang mengeluarkan dokumen tersebut.

Adapun biaya pengurusan paspor baru sebesar Rp 350 ribu. Paspor baru bisa diterbitkan, setelah tiga hari pembayaran. Dalam hal ini, pemerintah juga menyediakan layanan percepatan penerbitan paspor pada hari yang sama. Dimana pemohon bisa mendapatkan paspor dalam hari yang sama saat pengurusan. Namun, pemohon diwajibkan membayar biaya sebesar Rp 1 juta. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2019, tentang jenis dan tarif PNBP, yang berlaku di Kemenkum HAM RI. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.