Pengadaan Kapal Dishub Terlambat

oleh -104 Dilihat

Kabag Pembangunan Setda Sumbawa H. Yudi Patria Negara, ST., MT, saat meninjau proses perakitan kapal pengadaan Dishub di Batu Layar, Lombok Barat

 

Beritasumbawa.com (22/22/2021)

SUMBAWA- Proyek pengadaan kapal penumpang dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa, tidak bisa diselesaikan tahun ini. Sebab, pelaksanaannya masih terkendala komponen kapal dan administrasi.

Kabag Pembangunan Setda Sumbawa H. Yudi Patria Negara, ST., MT, mengatakan, hanya satu proyek pemerintah di Kabupaten Sumbawa yang dipastikan terlambat tahun ini. Yakni pengadaan kapal penumpang dari Dishub. Dalam hal ini, pihaknya sudah turun melakukan pengecekan bersama KPA dan PPK. Pengecekan dilakukan langsung ke galangan kapal tersebut, di Batu Layar, Lombok Barat. “Secara fisik sudah selesai, namun masih ada komponen yang kurang,” ujar Yudi kepada wartawan, Rabu (22/12) siang.

Dijelaskan, keterlambatan ini dikarenakan, komponen tersebut dipesan dari luar negeri. Jadi, membutuhkan waktu hingga tiba dan dipasang. Komponen tersebut adalah komponen penting guna operasional kapal itu. Seperti propeler atau baling-baling kapal yang harus didatangkan dari luar negeri.

Selain itu, pengadaannya juga masih terkendala administrasi. Seperti surat izin dan surat layak operasi kapal tersebut. Hingga masa kontrak proyeknya berakhir pada tanggal 24 Desember mendatang, komponen tersebut masih belum tiba di lokasi.

kehilangan

Karena itu, rencananya proyek tersebut akan diluncurkan pada tahun depan. Saat ini, usulan luncurannya juga sudah ada. “Jika sudah ada usulan untuk diluncurkan, maka sudah dipastikan terlambat,” imbuhnya.

Pengadaan kapal tersebut, bersumber dari Dana PDT afirmasi senilai Rp 1,4 miliar. Dimana kapal ini memiliki kapasitas maksimal 25 penumpang. Rencananya, kapal ini akan digunakan untuk operasional penyeberangan masyarakat ke Pulau Moyo dan Medang.

Sementara itu, untuk proyek besar lainnya, dipastikan tidak akan melewati tahun ini. Seperti pembangunan lanjutan SD Lempeh akan selesai tahun ini. Saat ini pelaksanaannya hampir selesai. Memang pelaksanaannya sedikit terlambat karena ada evakuasi jalur listrik. Keterlambatannya terjadi bukan karena kendala tekhnis.

Rehab Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa juga akan selesai tahun ini. Hanya tinggal proses finishing. Begitu juga pembangunan tiga puskesmas, hanya tinggal finishing dan pembersihan.

Disinggung mengenai konsekuensi jika proyek tidak selesai tahun ini, jika karena keterlambatan rekanan, akan dikenakan denda. Apabila sumber dana pembangunan nya dari DAK, maka pembayaran juga akan dilakukan selesai audit BPK. “Meskipun pelaksanaannya selesai Januari, maka pembayarannya selesai dilakukan audit oleh BPK. Kalau selesai auditnya Juni, maka akan dibayarkan tuntas pada Juni,” tambahnya.

Untuk proyek skala kecil berupa penunjukan langsung, lanjut Yudi, tidak ada yang melewati tahun anggaran. Semuanya hanya tinggal finishing. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.