Putus Penularan TBC, PKBI Gandeng Dikes

oleh -19 Dilihat

Penandatanganan MoU antara PKBI Cabang Sumbawa dan Dikes Sumbawa terkait program pemutusan penyebaran TBC

 

Beritasumbawa.com (11/11/2021)

SUMBAWA- Adanya kasus penyakit tuberkulosis (TBC), mendapat perhatian dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Sumbawa. Karena itu, untuk memutuskan rantai penularan TBC, PKBI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dikes) Sumbawa. Kerjasama ini dikonkretkan dengan penandatanganan MoU antara kedua belah pihak.

Penandatanganan MoU ini dilaksanakan, Rabu (10/11) di Ruang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa. Penandatanganan dilakukan langsung oleh kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Junaedi, S.Si., Apt., M.Si dan ketua PKBI Cabang Sumbawa, Muhammad Ikraman, S.Pt.

MoU ini meliputi tercapainya komitmen dalam melaksanakan penanggulangan penyakit TBC di Kabupaten Sumbawa.

Ketua PKBI Cabang Sumbawa, Muhammad Ikraman, S.Pt mengatakan, adapun pokok kegiatan diantaranya penyuluhan tentang penyakit TBC, advokasi kepda tokoh masyarakat dan pihak terkait dalam mendukung pengendalian TBC. Juga penemuan penderita suspek TBC di masyarakat, rujukan penderita suspek TBC ke fasilitas Kesehatan, pemantauan menelan obat TBC, hingga pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian hingga pelaporan pelaksanaan program pengendalian TBC. Kerjasama kemitraan berupa kegiatan promotif dan preventif dalam pencegahan dan penanggulangan TBC juga menjadi bagian dari kerjasama ini.

kehilangan

Menurut Ikraman, kerjasama ini juga diharapkan dapat membuat kegiatan penanggulangan TBC khususnya di Kabupaten Sumbawa menjadi lebih masif. Sehingga cita-cita eliminasi TBC di tahun 2028 dapat tercapai. Mengingat dalam dua tahun terakhir kasus TBC di Kabupaten Sumbawa mencapai 200 suspek.

Diharapkan, dengan kerja sama ini hubungan PKBI cabang Sumbawa dengan Dinas Kesehatan menjadi lebih baik lagi. Bagi para kader menjadi lebih semangat dalam pencegahan dan penanggulangan TBC di Sumbawa.

Apresiasi dan ucapan terima kasih diucapkan Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa, Junaedi, S.Si., Apt., M.Si. Diharapkan kerjasama yang terjalin bisa berdampak baik untuk pencegahan dan penanggulangan TBC di Sumbawa. “Semoga kedepan pencegahan dan penanggulangan TBC di Sumbawa bisa lebih baik. Yang lebih penting lagi, saya sangat berharap PMO (Pendamping Minum Obat) digalakkan kembali. Karena ini menjadi salah satu cara penanggulangan dan dukungan keluarga bagi penderita suspek,” pungkas Junaedi. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.