Tidak Tutup Muatan Material, Truk Bisa Ditilang

oleh -47 Dilihat

Personel Satlantas Polres Sumbawa saat menegur sopir truk yang muatannya tidak ditutup

 

Beritasumbawa.com (6/11/2021)

SUMBAWA- Belakangan ini, banyak truk yang memuat material tanpa penutup, melintas di Kota Sumbawa. Hal ini tentunya dikeluhkan oleh pengguna jalan. Terkait hal ini, Satlantas Polres Sumbawa menegur pemilik armada. Jika material yang diangkut tidak ditutup, maka truk bisa ditilang.

Belum lama ini Satlantas Polres Sumbawa melalui Kanit Kamsel, Aiptu Usmanto, S.AP., bersama Regu Patroli intens melakukan sosialisasi. Dengan mendatangi beberapa pemilik armada. Untuk mengingatkan sopir truk angkutan material bahan bangunan maupun galian C. Jika melewati dalam kota harus menutup muatan material yang diangkut.

Mengingat, banyak masyarakat yang mengeluh ketika truk pengangkut material melintas. Sebab, muatannya tidak ditutup. Akibatnya, sebagian kecil material itu berhamburan dan mengganggu pengguna jalan. Hal ini tentu membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan roda dua.

Kasat Lantas Polres Sumbawa, Iptu. Samsul Hilal, SH yang dikonfirmasi menegaskan, bahwa hal ini dilakukan karena banyak aduan masyarakat. Dimana masyarakat mengeluhkan truk pengangkut material yang melintas. Seperti truk pengangkut material galian C seperti pasir, semen, batu bata, maupun tanah urug yang tidak ditutupi.

kehilangan

“Ya harus ditutup. Baik itu yang bawa pasir, bawa semen, dan melintas di dalam kota maupun luar kota, harusnya ditutup. Supaya material itu tidak beterbangan dan membuat pengendara lain menjadi terganggu,” ujar Samsul.

Menurut Samsul, memang tidak ada larangan untuk menggunakan jalan umum untuk truk maupun kendaraan pick-up angkutan material. Namun, untuk mengantisipasi tumpah maupun berhamburannya material di jalanan, maka hendaknya ditutup menggunakan terpal.

“Ini hendaknya jadi perhatian sopir untuk sama-sama menjaga kenyamanan dan keamanan lalulintas,” imbuhnya.

Samsul menegaskan, truk atau armada yang tidak menutup material yang diangkut, bisa dilakukan penindakan. Dengan penilangan, tentang kendaraan yang muatan pasir dan tidak ditutup terpal.

”Berdasarkan Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas Angkutan Jalan, setiap kendaraan yang membawa material, termasuk semen harus ditutup,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.