Sri Wahyuni Divonis Percobaan

oleh -63 Dilihat

Momen saat terdakwa Sri Wahyuni berdamai dengan istri sah Muhammad Malik, Ratna Sari, di dalam persidangan

 

Beritasumbawa.com (2/11/2021)

SUMBAWA- Sidang kasus nikah liar yang melibatkan seorang oknum anggota DPRD Sumbawa, Sri Wahyuni memasuki tahapan pembacaan putusan. Dalam sidang yang digelar Senin (1/11) itu, terdakwa Sri Wahyuni dan Muhammad Malik, divonis hukuman percobaan oleh majelis hakim.

Vonis yang dijatuhkan kepada Sri Wahyuni dan Muhammad Malik masing-masing selama delapan bulan penjara, dengan masa percobaan selama 10 bulan. Karena, sesuai fakta dalam persidangan, kedua pasangan suami istri siri yang sudah bercerai itu terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan. Yakni melakukan tindak pidana “nikah liar” sebagaimana diatur dalam Pasal 279 KUHP. Vonis tersebut, sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan sebelumnya.

Atas putusan tersebut, kedua belah pihak, baik terdakwa maupun JPU, menyatakan menerima.

Seperti diberitakan, satu lagi oknum anggota DPRD Sumbawa, tersangkut persoalan hukum. Pasalnya, oknum bernama Sri Wahyuni itu dilaporkan melakukan nikah liar dengan seorang pria beristri. Setelah dilaporkan ke polisi, kasus tersebut kini telah dilimpahkan ke Kejari Sumbawa.

kehilangan

Kasus ini berawal ketika perkenalan Sri Wahyuni dengan seorang pria bernama Muhammad Malik, pada 2015 lalu. Saat itu Muhammad Malik dipekerjakan sebagai sopir pribadi Sri Wahyuni. Untuk mempersiapkan pencalonannya sebagai anggota legislatif pada 2019.

Sri Wahyuni mempekerjakan Muhammad Malik sebagai sopir pribadinya. Karena Sri Wahyuni tidak bisa menyetir mobil. Untuk memudahkan Sri Wahyuni melakukan sosialisasi. Dari situlah diduga awal hubungan mereka. Kemudian, Sri Wahyuni bercerai dengan suaminya yang saat itu menjabat sebagai anggota DPRD Sumbawa. Sri Wahyuni dan Muhammad Malik kemudian menikah siri pada pada 2020.

Adanya pernikahan ini diketahui oleh istri Muhammad Malik, Ratna Sari. Karena tidak terima, Ratna Sari lalu melaporkan hal ini ke Polda NTB. Adapun delik laporannya adalah nikah liar. Atas kasus ini, Sri Wahyuni dan Muhammad Malik dijerat dengan pasal 279 KUHP, tentang nikah liar. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.