Wabup Dukung Penuh Festival Film Sumbawa Ketiga

oleh -26 Dilihat

Ketua Yayasan Masyarakat Film Sumbawa sekaligus penggagas FFS, Yuli Andari Merdikaningtyas (kanan) saat memberikan cinderamata kepada Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany S.Pd.,M.Pd, (kiri) seusai pertemuan

 

Beritasumbawa.com (29/10/2021)

SUMBAWA- Pelaksanaan Festival Film Sumbawa (FFS) ketiga tahun ini, mendapatkan dukungan penuh dari Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany S.Pd.,M.Pd. Dukungan ini disampaikan dalam pertemuan antara Wabup Sumbawa dan Yayasan Masyarakat Film Sumbawa, belum lama ini.

Dalam pertemuan di ruang kerja Wabup Sumbawa itu, Ketua Yayasan Masyarakat Film Sumbawa sekaligus penggagas FFS, Yuli Andari Merdikaningtyas mengatakan, tujuan kunjungan panitia FFS adalah mempertemukan visi dan misi festival film dengan pemerintahan daerah. Harapannya, akan terbentuk sinergitas dan kolaborasi yang berkelanjutan di antara keduanya. “Festival Film Sumbawa dihajatkan untuk menjadi wadah bagi pembangunan ekosistem kreatif yang berbasis anak muda,” ujar Andari, akrabnya disapa.

Dijelaskan, melalui festival film, pihaknya ingin mengangkat dan mempromosikan Sumbawa. Sebagai sebuah wilayah yang sedang bergeliat dan bertumbuh. Dalam pembangunan sumberdaya manusia, terutama anak muda kreatifnya. Sehingga kedepannya energi kreatif akan menggerakkan roda perekonomian.

Hal ini tentu tidak mudah. Apalagi Kabupaten Sumbawa masih harus terus berjuang dalam menumbuhkan ekosistem kreatif. Namun, bila ada dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, pihaknya akan lebih percaya diri untuk menyelenggarakan festival film ini setiap tahunnya.

kehilangan

Menurut Andari, kekhasan dari FFS adalah mengedepankan wacana-wacana kebudayaan lokal dalam setiap temanya. Tahun 2019 saat festival ini pertama kali terselenggara, FFS mengangkat tema tentang keberagaman sumbawa. Kemudian pada 2020 tentang melestarikan budaya dimasa pandemi. Sementara tahun ini, FFS mengangkat tema tentang perempuan, alam dan ketahanan budaya. Tiga kata kunci tersebut masih sangat relevan untuk disuarakan.

Terkait hal itu, Wabup Sumbawa, Dewi Noviany S.Pd.,M.Pd menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan FFS ketiga. Dimana festival film ini juga merupakan yang pertama di Pulau Sumbawa ini. “Saya menyambut baik penyelenggaraan Festival Film Sumbawa yang sudah berjalan tiga tahun ini. Apalagi tema tahun ini tentang peran perempuan dalam melestarikan alam dan memperkuat ketahanan budaya lokal. Saya sebagai Wakil Bupati Sumbawa sangat mendukung. Apalagi film saat ini bisa menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi tema FFS tahun ini, wabup menyinggung tentang kiprah perempuan dalam kancah politik dan pemerintahan di Kabupaten Sumbawa. Sebab beberapa tahun terakhir, kiprah kaum perempuan cukup menggembirakan. Menurutnya, semua ini bermuara pada akses dan kesempatan yang disediakan untuk kaum perempuan.

“Sehingga sebagai wakil bupati, saya sangat fokus pada peningkatan sumberdaya manusia. Khususnya kaum perempuan dalam hal literasi dan edukasi. Selain itu, suara dan hak-hak kaum perempuan untuk mendapatkan perlindungan hukum, dalam hal ini misalnya kasus-kasus kekerasan yang dialami kaum perempuan, juga menjadi perhatian saya. Nah! Dibawah kepemimpinan saya tidak akan saya biarkan hal itu terjadi. Para pelaku harus diberikan sanksi supaya jera,” tuturnya.

Wabup jiga menyatakan komitmen dan dukungannya untuk menyukseskan FFS. Karena sejak awal, FFS secara konsisten menyuarakan hak-hak manusia dalam berkebudayaan. Serta memanfaatkan kekuatan medium film. Untuk menggaungkan isu-isu kritis yang kerap kali diabaikan oleh khalayak.

Di akhir pertemuan, wabup mengungkapkan, bahwa akan turut serta menyemarakkan kegiatan FFS ini. Serta mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk datang memeriahkan setiap rangkaian acara. Antara lain Layar Tancap Tomanto yang akan dimulai pada tanggal 15 hingga 27 November mendatang. Yang akan memutar film-film tentang perempuan dan atau karya para perempuan pembuat film Indonesia.

Selain itu akan ada pemutaran perdana karya para finalis Kompetisi Film Dokumenter karya siswa SMA/SMK se-Kabupaten Sumbawa. Serta pemutaran perdana The Best Three Kompetisi Ide Cerita. Seluruh rangkaian FFS akan ditutup dengan acara puncak Awarding Night pada tanggal 28 November 2021. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.