Ide Peserta Festival Film Sumbawa Disaring

oleh -19 Dilihat

Workshop Festival Film Sumbawa ketiga yang dilaksanakan di aula Hotel Sernu

 

Beritasumbawa.com (12/10/2021)

SUMBAWA- Rangkaian Festival Film Sumbawa Ketiga, terus berlanjut. Kali ini, Yayasan Masyarakat Film Sumbawa menggelar workshop, bagi para peserta. Tujuannya, untuk menyaring ide para peserta untuk diangkat menjadi film.

Manager Program Festival Film Sumbawa, Yuli Andari Merdikaningtyas mengatakan, workshop ini dilaksanakan 12 hingga 14 Oktober. Bertempat di aula Hotel Sernu. Dalam kegiatan itu para peserta diberikan pemahaman tentang dua hal penting. Pertama workshop produksi film pendek. Kemudian kedua adalah pemahaman tentang kategori film fiksi dan dokumenter. “Pemateri adalah para pembuat film profesional. Workshop ini dilaksanakan secara daring. Mengingat, saat ini masih dalam keadaan pandemi,” ujar Andari, akrabnya disapa.

Menurutnya, pada akhir dari workshop ini akan dipilih tiga ide cerita untuk dikembangkan menjadi sebuah film. Workshop ini bertujuan untuk menyaring ide dari peserta festival untuk dijadikan film pendek. Yang nantinya akan diputar sehari sebelum malam puncak kegiatan.

Menurutnya, workshop ini penting, karena pihaknya meyakini film yang bagus berawal dari ide dan persiapan yang baik. Dimana ide yang bagus adalah ide yang nilainya sangat lokal. Dalam workshop ini, para peserta diberikan pemahaman terkait bagaimana pembuat film melihat kegelisahan di lingkungannya. Kemudian mengangkatnya menjadi sebuah film.

kehilangan

“Workshop ini juga melihat motivasi pembuat film. Apa alasan untuk menjadikan idenya menjadi sebuah film. Karena tidak semua ide bisa dijadikan film,” terangnya.

Workshop ini penting, lanjut Andari, dimana para peserta bukan hanya mendapatkan pengetahuan tentang tekhnis produksi film. Tapi juga berbagi pengalaman dengan para pembuat film yang terlebih dahulu terjun ke dunia perfilman. Jadi hal ini bisa membuat para peserta memiliki daya tahan untuk mewujudkan filmnya.

Dalam workshop ini terjadi dialog dan berbagi pengalaman antara para peserta dengan narasumber. Sebab, pihaknya saat ini sedang membentuk ekosistem perfilman di Sumbawa. Pihaknya ingin membangun jaringan dengan daerah lain yang industri perfilmannya sudah tumbuh. Karena itu, pihaknya memilih workshop untuk mengembangkan kapasitas para pembuat film pemula.

Diungkapkan, dari hampir 100 naskah yang masuk, pihaknya memilih 50 naskah. Untuk kemudian akan disaring kembali untuk dibuatkan filmnya. Diantara para peserta, ada juga alumni yang pernah mengikuti Festival Film Sumbawa sebelumnya. Minimal mereka sudah membuat satu film. Sebelumnya mereka membuat film secara mandiri tanpa ada arahan dari pembuat film profesional.

“Dalam workshop ini juga penting untuk mengaplikasikan ide para peserta dalam kompetisi film lainnya,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.