Perdamaian Berhasil, Kejari Upayakan Restoratif Justice 

oleh -23 Dilihat

Proses mediasi yang dilakukan atas perkara penganiayaan, yang melibatkan tersangka BI dan korban Cn, oleh Kejari Sumbawa

 

Beritasumbawa.com (11/10/2021)

SUMBAWA- Kejari Sumbawa kembali berhasil mendamaikan tersangka dan korban kasus penganiayaan. Setelah kesepakatan damai kedua belah pihak tercapai, pihaknya melakukan upaya Restoratif Justice (RJ) terhadap perkara tersebut.

Kasi Pidum Kejari Sumbawa, Hendra, SS., SH, mengatakan, kasus ini terjadi Rabu 13 Agustus lalu, sekitar pukul 00.30 Wita. Bertempat di Dusun Kapas Sari, Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir.

Saat itu, tersangka berinisial BI terlibat cek-cok dengan korban Cn. Hal ini dipicu persoalan handphone milik korban. Saat cek-cok, salah seorang warga mencoba untuk melerai mereka. Akibatnya, korban sempat terjatuh. Setelah itu, korban bangun sambil memegang leher dan menantang tersangka.

Saat korban hendak memukul tersangka, ternyata tersangka lebih dulu memukul korban sebanyak dua kali. Akibat ditinju, hidung korban berdarah dan korban tidak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh warga setempat.

kehilangan

Setelah itu, korban melapor ke Polres Sumbawa. Kasusnya kemudian ditangani sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam hal ini, korban dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP, tentang penganiayaan. “Saat kasusnya masih ditangani di Polres Sumbawa, kasusnya sudah dimediasi. Namun, kesepakatan perdamaian diperoleh saat dimediasi di kejaksaan,” ujar Hendra.

Setelah kesepakatan perdamaian tercapai, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan melapor ke Kejati NTB. Guna mendapatkan persetujuan restoratif justice. Sesuai dengan Peraturan Kejaksaan (Perja) RI nomor 15 tahun 2020, tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

Selanjutnya, akan dilakukan ekspose gelar perkara dengan Kajati NTB dan Jaksa Agung Muda (JAM) Pidana Umum (Pidum) Kejagung RI secara daring. Setelah itu, barulah bisa diputuskan apakah perkara yang menjerat BI ini bisa direstoratif atau tidak. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.