Kejari Selamatkan Setengah Miliar Lebih Uang Negara

oleh -82 Dilihat

Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Sumbawa, Arin Pratiwi Quarta, SH

 

Beritasumbawa.com (6/10/2021)

SUMBAWA- Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Sumbawa menuai prestasi. Pasalnya, JPN Kejari Sumbawa berhasil menyelamatkan keuangan negara lebih dari setengah miliar.

Kajari Sumbawa melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Sumbawa, Arin Pratiwi Quarta, SH menjelaskan, bahwa, selama kurun waktu Januari hingga September 2021 ini. tim JPN telah berhasil menyelamatkan uang negara mencapai Rp 531 juta lebih.

“Uang tersebut sudah kami setorkan ke kas negara dan Stakeholder terkait yang mengantongi MoU dengan JPN. Jumlah itu belum termasuk asset tidak bergerak,” ujar Arin.

Uang ratusan juta tersebut, sambung Arin, diperoleh dari tunggakan BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan serta sejumlah tunggakan kredit nasabah bank NTB Syariah dan BNI 46 Cabang Sumbawa.

kehilangan

“Termasuk dari pembayaran pajak galian C yang sempat mandeg pembayarannya beberapa tahun silam,” beber Arin.

Penyelamatan uang negara, cetus Arin, merupakan tupoksi dan kewenangan dari JPN sebagaimana amanat UU. Sejauh ini Tim JPN mewakili negara telah melaksanakan program pendampingan hukum berdasarkan kerjasama – Memorandum Of Understanding (MoU) dan surat kuasa khusus (SKK) dari pemohon yakni dari instansi pemerintah, BUMN maupun BUMD.

Dalam upaya penyelamatan keuangan negara, kata Arin, JPN tetap mengedepankan pendekatan persuasif untuk menyelesaikan masalah diluar Pengadilan melalui upaya hukum Non Litigasi.

“Kami tidak boleh menggunakan cara-cara yang memaksa dan kasar, namun mengundang pihak yang bersangkutan dan jika tidak hadir memenuhi panggilan tiga kali,” tukasnya.

Jika masih juga tidak datang, sambungnya, maka tim JPN yang akan datang menemui yang bersangkutan di rumahnya.

Patut disyukuri, sejauh ini Tim JPN tidak sampai menggunakan cara penegakan hukum terkait tunggakan mereka. Dimana mereka mengaku banyak menemui kendala untuk mengangsur tunggakannya.

Karenanya, tim JPN melakukan pendekatan persuasif dan negosiasi sehingga mereka mulai mengangsur dan melunasi tunggakanya.

“Allhamdullillah, akhirnya dari negoisasi yang dilakukan ada titik temu dan mereka mulai mencicil tunggakanya. Semoga hingga akhir tahun tunggakan mereka bisa lunas atau berkurang, sehingga semakin banyak uang negara yang terselamatkan,” pungkas Arin. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.