Baru Dikukuhkan, KMPS Bersatu Langsung Bekerja

oleh -22 Dilihat

Gotong royong yang dilakukan oleh KMPS Bersatu, masyarakat dan pengawas sungai di sepanjang bantaran sungai di Karang Bage, Kelurahan Bugis

 

Beritasumbawa.com (1/10/2021)

SUMBAWA- Guna merawat dan menjaga kawasan sungai di Kelurahan Bugis, Komunitas Masyarakat Peduli Sungai (KMPS) Bersatu kelurahan setrmpat, dikukuhkan. Kegiatan pengukuhan ini dilaksanakan di Karang Bage, Kelurahan Bugis, Jumat (1/10).

Pasca dikukuhkan, KMPS Bersatu langsung bekerja. Dibuktikan dengan dilakukan gotong royong sepanjang bantaran sungai di kawasan setempat. Kegiatan gotong royong ini juga diikuti oleh pengamat sungai dari Balai Wilayah Sungai (BWS) NT I NTB.

Dalam kegiatan pengukuhan itu, Pengamat Sungai Sumbawa, Kusnidar mengatakan, pembentukan KMPS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di bantaran sungai. Sebab, jika bekerja sendiri, pihaknya tidak mampu. Mengingat, bantaran sungai di Kabupaten Sumbawa sangat panjang. Yakni sekitar 37 kilometer.

Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat yang memiliki kepedulian untuk membentuk komunitas. Guna menggugah kepedulian masyarakat untuk menjaga sungai. Sehingga keberadaan sungai ini bisa sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mengingat, keberadaan sungai sendiri sangat penting bagi kehidupan masyarakat.

kehilangan

“Aspirasi ini muncul dari bawah. Kebetulan, sambutan dari warga di Karang Bage sangat bagus, jadi dikukuhkan KMPS ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KMPS Bersatu, Kelurahan Bugis, Zainuddin, SE mengatakan, pembentukan KMPS ini dirasa sangat pas. KMPS ini akan mendorong masyarakat untuk menjaga keberlangsungan sungai. “Dengan demikian, sedikit demi sedikit maka perilaku masyarakat akan berubah,” imbuhnya.

Menurut Zen, akrabnya disapa, pihaknya mendorong generasi muda sebagai motor penggerak. KMPS akan menjadi wadah untuk menjadi wadah menyalurkan aspirasi. Guna mengetahui apa permasalahan warga yang tinggal di bantaran sungai. Memang ada DPRD sebagai tempat menyalurkan aspirasi masyarakat. Namun, sangat minim aspirasi masyarakat yang terealisasi.

Dengan KMPS ini, akan memudahkan masyarakat untuk berkoordinasi dengan instansi terkait. Sehingga apa yang menjadi masyarakat bisa lebih mudah terealisasi. “Ibaratnya KMPS ini seperti jalan tol. Untuk menyalurkan aspirasi masyarakat kepada yang berwenang,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.