Senin Depan, Pabrik Oksigen RSUD Dilaunching

oleh -31 Dilihat

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri

 

Beritasumbawa.com (23/9/2021)

SUMBAWA- RSUD Sumbawa nampaknya akan segera memproduksi tabung gas sendiri dalam waktu dekat ini. Pasalnya, RSUD berencana akan melaunching pabrik oksigen satu-satunya di Pulau Sumbawa, Senin 27 September mendatang. Hal ini diungkapkan Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri di ruang kerja Sekda Sumbawa usai rapat, Rabu (22/9).

Dr. Dede memaparkan, saat ini semua peralatan dan fasilitas pendukung keberadaan pabrik tabung oksigen ini sudah berada di lokasi. Yakni di lahan RSUD Sering. Pasca launching nanti, pabrik tersebut langsung beroperasi untuk memproduksi tabung oksigen.

Disebutkan, dalam pengelolaannya, RSUD menggandeng perusahaan Prancis melalui kerjasama yang saling menguntungkan.

Semua biaya pembangunan, pengadaan fasilitas dan lainnya ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan mitra. Pihaknya tidak mengeluarkan uang serupiah pun, hanya menyiapkan lahan. Kemudian sistem yang disepakati adalah bagi hasil dengan skema 75 persen untuk perusahaan (pihak ketiga) dan 25 persen untuk daerah (RSUD Sumbawa). “Ini akan berlangsung selama delapan tahun, setelah itu pabrik oksigen akan menjadi milik daerah sepenuhnya,” ujar dr. Dede.

kehilangan

Mengenai jumlah produksinya, dr. Dede mengatakan, hal itu tergantung kebutuhan. Ketika kebutuhan 300 tabung sehari, maka diproduksi sebanyak 400 tabung. Mengingat trend angka covid yang menurun saat ini, kemungkinan sehari akan diproduksi sekitar 100 tabung.

Keberadaan pabrik oksigen ini untuk melayani kebutuhan rumah sakit di Sumbawa, termasuk puskesmas. Pihaknya juga bisa melayani kebutuhan oksigen untuk rumah sakit di kabupaten/kota Pulau Sumbawa lainnya. Seperti Bima, Dompu, Kota Bima dan KSB. “Tidak hanya melayani pasien covid, tapi pasien umum lainnya yang membutuhkan oksigen. Seperti pasien TBC, sesak napas, dan lainnya,” imbuhnya.

Dengan keberadaan pabrik oksigen ini dr Dede berharap Sumbawa tidak lagi mengalami kelangkaan tabung oksigen, dan menjadi sentral dalam pendistribusian tabung oksigen di seluruh wilayah Pulau Sumbawa. “Dari sisi pelayanan kita sangat diuntungkan, karena kebutuhan oksigen selalu tersedia. Dari sisi bisnis daerah juga sangat diuntungkan, tidak keluar uang, tapi mendapatkan pendapatan dari kerjasama ini,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.