Pembangunan RSUD Sumbawa Diharapkan Dilanjutkan Tahun Depan

oleh -29 Dilihat

Beritasumbawa.com (13/8/2021)

SUMBAWA- Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq mengharapkan kelanjutan pembangunan RSUD Sumbawa di Sering, Kecamatan Unter Iwes 2022 mendatang. Sebagai mana yang telah dibahas dan disepakati oleh badan anggaran DPRD Kabupaten Sumbawa.

Rafiq mengatakan, Badan Anggaran DPRD Sumbawa menyepakati dan menyetujui plafond anggaran untuk pembangunan RSUD Sering sebesar Rp 23 miliar. Ini adalah bentuk sebuah komitmen Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Sumbawa dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik.

Meskipun demikian pihaknya berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini dinas kesehatan dan Direktur RSUD untuk mampu mencari anggaran tambahan dari pemerintah pusat. Yakni dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Sehingga tahun 2022 kita sudah memiliki rumah sakit yang representatif yang menjadi impian masyarakat,” ujarnya saat ditemui seusai sidang paripurna kedua DPRD Sumbawa, belum lama ini.

Menurutnya, pembangunan RSUD Sumbawa adalah upaya untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima dibidang kesehatan. Dengan tersedianya fasilitas kesehatan yang baik dan lengkap maka penyelenggaraan pelayanan kesehatan akan semakin baik. Sebab, masyarakat sangat membutuhkan keberadaan gedung rumah sakit yang representatif.

Sementara ini gedung RSUD Sumbawa di Sering digunakan khusus untuk perawatan pasien covid-19. “Kedepannya RSUD Sumbawa diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik bidang kesehatan,” imbuhnya.

Karenanya diharapkan pemerintah daerah dapat melakukan semaksimal mungkin lobi anggaran ke pemerintah pusat. Dia mengaku masih mengingat pesan menteri kesehatan RI saat Peletakan batu pertama “Ground Breaking” Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumbawa 2019 lalu. Bahwa keberadaan RSUD Sumbawa berdasarkan master plan yang ada, merupakan rumah sakit tipe C dan harus meningkat menuju tipe B. Kemenkes RI mendukung penuh relokasi RSUD Sumbawa, dan akan memberikan dana sesuai dengan kebutuhan dan juga terkait masalah dana. Menteri mengimbau kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk segera mengusulkan bantuan dana sesuai dengan kebutuhan dan data yang ada. Menteri juga berharap agar pengerjaan RSUD Sumbawa dapat berjalan tepat waktu dan sesuai konsep yang telah direncanakan.

kehilangan

Saat ini adalah momentum untuk mewujudkannya. Meskipun negara ini masih berada dalam kondisi pandemi, tidak menyurutkan semangat untuk meminta kepada pemerintah pusat. Karena dia melihat secara langsung hari hari para medis bekerja di RSUD. Serta bagaimana kondisi pasien. Jadi, mewujudkan RSUD tersebut adalah prioritas.

“Saya juga sangat berharap mimpi masyarakat dan Kepala Daerah Sumbawa, almarhum H.M. Husni Djibril, B.Sc, saat itu dapat diwujudkan oleh kepala daerah sekarang yang dijabat oleh Drs. H. Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany,” terangnya.

Mimpi dan semangat Bupati Sumbawa saat itu adalah menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan yang representatif dan layak bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.