Pimpinan DPRD Sumbawa Rapat, Ini yang Dibahas

oleh -25 Dilihat

Beritasumbawa.com (3/8/2021)

SUMBAWA- Rapat pimpinan DPRD kabupaten Sumbawa, kembali digelar Selasa (3/8) pagi. Agenda rapat kali ini, guna membahas tiga agenda yang mendesak dan menjadi prioritas untuk dilaksanakan.

Rapat ini dipimpin oleh ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq, bersama pimpinan DPRD kabupaten Sumbawa lainnya. Yakni Drs. Mohamad Ansori dan Nanang Nasiruddin, S.AP. Hadir pula dalam rapat tersebut, pimpinan komisi dan fraksi. Diantaranya, Ahmadul Kosasih SH, Muhammad Yamin, SE., M.Si, Ismail Mustaram, SH, Hamzah Abdullah, Ahmad Adam, Budi Kurniawan ST, Adizul Sahabuddin SP., M.Si, Sukiman K. S.PdI, Ida Rahayu S.AP, Muhammad Faesal S.AP dan Bunardi, Amd.Pi.

Dalam rapat itu, Abdul Rafiq mengatakan, bahwa pihaknya memiliki dua agenda. Pertama, terkait pembahasan Ranperda RPJMD Kabupaten Sumbawa 2021-2026. Kemudian terkait pengesahan KUA-PPAS tahun anggaran 2022. “Keduanya harus diselesaikan maksimal 31 Agustus 2021,” ujar Rafiq yang juga ketua DPC PDIP Sumbawa ini.

Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Drs. Mohammad Ansori sepakat dengan usulan tersebut. Dia meminta agar pembahasannya segera diagendakan.

“Kita memiliki target dan schedule yang perlu dilaksanakan tepat waktu. Kami sebagai pimpinan, tentunya mengacu pada tata tertib. Kalau memang ada Banmus, undang dulu anggota Banmusnya. Ini yang harus ditegakkan. Untuk selanjutnya, apakah marathon, bagi kami tidak masalah. Yang penting sesuai tata tertib DPRD,” kata Ansori.

Nanang Nasiruddin yang juga Wakil Ketua DPRD Sumbawa, sepakat dengan usulan itu. Dia berharap agenda Banmus bisa ditentukan segera. “Perlu segera kita jadwalkan rapat badan musyawarah (Banmus). Untuk menetapkan jadwal paripurnanya,” kata politisi PKS ini.

kehilangan

Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi PKS, Adizul Syahabuddin, SP., M.Si. Dikatakan, bahwa agenda tersebut sangat penting untuk ditindaklanjuti.

“Terkait dengan dua tawaran. Pertama, pembahasan KUA-PPAS dan kedua pembahasan RPJMD. Saya kira, sangat penting untuk ditindaklanjuti. Bila perlu, kita pakai dua, tiga hari. Sepakat dengan wakil ketua, bila perlu besok kita laksanakan Banmusnya. Agendakan kapan kita akan lakukan pembahasannya,” imbuh Adizul.

Dalan kesempatan itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumbawa, Ahmadul Kosasi, SH mengusulkan tambahan agenda. Mengingat pentingnya permasalahan yang dibahas. Adapun agenda tambahannya yakni pembahasan Ranperda Inisiatif DPRD Kabupaten Sumbawa dan Ranperda Usulan Eksekutif.

“Ada delapan usul Ranperda Inisiatif DPRD Sumbawa dan enam Ranperda usul dari Eksekutif. Perda adalah tolak ukur kinerja lembaga. Bila kita dapat menyelesaikan dan menetapkan perda, maka kinerja lembaga ini akan lebih baik,” tutur Ahmadul.

Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Ismail Mustaram, SH juga menyampaikan bahwa ketiga agenda sama-sama prioritas dan penting. Dia mengungkapkan, bahwa dokumen mengenai agenda tersebut telah masuk ke DPRD Sumbawa. Karena itu, perlu segera dijadwalkan melalui Banmus.

Demikian pula perlu ada perhatian terhadap program pemerintah daerah, karena sampai saat ini banyak yang belum terlaksana. Memang dimasa pandemi banyak kendala dan itu harusnya ada solusinya.

“Kita menginginkan bagaimana agar program yang sudah terjadwal bisa terlaksana. Kita upayakan dalam Banmus nanti jadwal bisa lebih cepat ditetapkan. Karena situasi sekarang covid. Apa yang menjadi program tidak usah ditunda. Kalau memang bisa, besok rapat Banmus,” kata politisi P3 ini.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa, Muhammad Faesal S.AP mengatakan, secara tahapan tidak diragukan lagi bahwa agenda tersebut penting. Tinggal diagendakan saja terkait pembahasan RPJMD dan KUA-PPAS. Keduanya memiliki korelasi sehingga bisa diagendakan bersamaan. “Yang penting juga adalah pengkajian dan penelaahan penggunaan anggaran itu yang penting. Bagi saya pemerintah daerah harus dapat menuangkan dokumennya secara proporsional dan profesional,” imbuhnya.

Hal ini diamini oleh Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumbawa, Muhammad Yamin, SE., M.Si. Menurutnya, semakin cepat dilakulan pembahasan, maka semakin bbaik Jika memang ada kendala, pihaknya pasti akan menemui TAPD. “Tentang APBD kita akan mendapatkan penjelasan utuh dari TAPD. Sehingga kekhawatiran kita dengan keadaan keuangan bisa terjawab nantinya,” papar Abe, akrabnya disapa.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sumbawa, Hamzah Abdullah menyampaikan pandangannya bahwa menyetujui usulan Ketua Bapemperda untuk dimasukkan dalam agenda terdekat. Mengingat masa pandemi, ada baiknya agenda disatukan. Sehingga rapat-rapat dapat diefektifkan.

Ketua Fraksi P3 DPRD Sumbawa, Ahmad Adam menyatakan, pentingnya menyamakan persepsi dan langkah. Perlu dikaji dan ditelaah secara matang ketiga agenda tersebut. Semuanya penting, meski demikian lembaga harus dapat memberikan masukan kepada pemerintah daerah.

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbawa, Ida Rahayu menambahkan pentingnya agenda itu dilaksanakan secepatnya.

“Saya setuju dengan usulan rekan rekan. Laksanakan dengan cepat dan tuntas, lebih baik,” kata Ida.

Terakhir, Ketua Fraksi PKB DPRD Sumbawa, Sukiman K, S.PdI, mengharapkan pada APBD Perubahan tahun ini ada pemberian stimulan kepada masyarakat. “Keterbukaan dalam rangka membahas agenda besar seperti ini sangat baik,” urainya.

Atas beragam tanggapan itu, Abdul Rafiq akan menindaklanjuti usulan tersebut. “Kita akan bersurat kepada TAPD untuk menyegerakan penyusunan dokumennya,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.