Oknum Nakal Diduga Kuasai Kios di Pasar Seketeng

oleh -23 Dilihat

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq

 

Beritasumbawa.com (29/7/2021)

SUMBAWA- Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, mengindikasikan sejumlah kios di Pasar Seketeng dikuasai oknum tertentu. Indikasi ini diketahui, setelah sejumlah pedagang di Pasar Seketeng datang melapor kepadanya. Karena itu, pihaknya meminta Pemda Sumbawa untuk menertibkan sejumlah kios di Pasar Seketeng yang diduga telah dikuasai oleh oknum tidak bertanggung jawab itu.

Rafiq mengatakan, sedikitnya tujuh pedagang Pasar Seketeng datang menemuinya. Untuk melaporkan bahwa mereka tidak bisa menempati kiosnya. “Padahal mereka ini pedagang resmi yang sudah menandatangani MoU,” ujar Rafiq kepada wartawan belum lama ini.

Diungkapkan, berdasarkan penjelasan para pedagang, mereka tidak bisa menempati kios dimaksud. Dikarenakan sudah ditempati oleh orang lain yang tidak memiliki MoU. Kemudian ada kios yang digembok oleh oknum tidak bertanggung jawab. Bahkan kios itu diduga telah dikuasai oleh oknum nakal tersebut.

“Adanya kios yang sudah ditempati oleh orang lain yang tidak memiliki MoU di kios pedagang ini. Kedua, tempatnya sudah dikuasai oleh oknum tidak bertanggung jawaab. Ketiga kios mereka digembok, tapi tidak ditau siapa yang menggembok,” tambahnya.

kehilangan

Ditegaskannya, pemda maupun dinas terkait harus segera menyikapi hal ini. Yaitu dengan kembali menginventarisir pedagang yang sudah memiliki MoU. Sehingga pedagang yang berhak akan mendapatkan haknya sesuai dengan MoU yangg sudah di tanda tangani.

“Kami meminta Pemda segera turun ke Pasar Seketeng, telusuri benar atau tidak apa yang telah di laporkan oleh masyarakat yang sudah punya MoU tapi belum bisa menempati tempat berjualannya. Negara tidak boleh kalah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Apalagi kalau memang benar ada oknum-oknum preman di sana kami minta untuk di tertibkan,” tegasnya.

Selain itu, jika ditemukan pedagang yang sudah menandatangani MoU tetapi lapaknya dijual ke orang lain, maka pemda harus tegas. Dengan mengambil alih lapak sesuai perjanjian yang sudah disepakati. Kios tersebut nantinya dapat diberikan ke pedagang lain yang belum mendapatkan lokasi berjualan.

“Saya berharap pemda segera menertibkan. Karena kasihan masyarakat. Jika ini terus dibiarkan maka saya akan turun langsung, saya siap pimpin teman-teman itu. Dinas segera menginventarisir pedagang langsung turun lapangan, jangan hanya surat peringatan yang diberikan kepada pedagang,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.