Dukung Pariwisata Aman, Anggota Asparnas Divaksin

oleh -29 Dilihat

Salah seorang pengurus Asparnas Kabupaten Sumbawa yang divaksin

 

Beritasumbawa.com (15/7/2021)

SUMBAWA- Sejumlah anggota Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Kabupaten Sumbawa divaksin, Rabu (14/7). Hal ini dilakukan, guna mewujudkan pelaku dan pengelolaan wisata yang aman dari covid-19.

Sebagian besar pengurus Asparnas ini divaksin di Puskesmas Labuhan Badas. Sebelumnya, para anggota Asparnas ini didata dan didaftar guna mendapatkan vaksin. Setelah melalui proses screening dan pemeriksaan awal, vaksinasi langsung dilaksanakan.

Sekretaris Asparnas Kabupaten Sumbawa, Nasruddin mengatakan, pihaknya secara proaktif mendorong seluruh pengurus dan pelaku wisata untuk mau divaksin. Bagaimanapun juga, pelaku wisata harus sehat dan diperkuat kekebalan tubuhnya. “Kami mendorong pengurus untuk vaksinasi. Ini adalah sebuah ikhtiar terapi dalam menghadapi bahaya penyebaran covid-19,” ujar Nas, akrabnya disapa.

Menurutnya, vaksinasi merupakan upaya pemerintah mempercepat pembentukan kekebalan tubuh pada diri dan kelompok di tengah masyarakat. Bila kekebalan individu dan kelompok tercapai, maka semakin optimal dalam menyambut dan melayani wisatawan.

kehilangan

Dalam hal ini, Asparnas Kabupaten Sumbawa sendiri juga memiliki tim kesehatan. Tim ini berasal dari tenaga medis yang telah memiliki lisensi hospitality dalam bidang kesehatan dan pariwisata. “Tim inilah yang secara langsung melaksanakan vaksinasi kepada seluruh pengurus,” imbuhnya.

Litbang Asparnas Kabupaten Sumbawa, Abdul Ma’ruf Rahmat menambahkan, bahwa vaksinasi merupakan ikhtiar nyata untuk melindungi diri keluarga dan orang-orang yang tercinta di sekita. Demikian pula pelaku wisata memandang setiap orang yang berkunjung adalah orang-orang yang sangat dihormati dan dijunjung tinggi. Karena itu, pelaku pariwisata harus memproteksi diri dari penyebaran virus covid-19 ini.

Kedepannya diharapkan destinasi wisata hijau atau aman covid-19 dapat diterapkan dan diwujudkan di Kabupaten Sumbawa. “Untuk mewujudkan ini, ada tiga hal harus diperhatikan. Yaitu pelaku wisatanya, pengelola wisata dan area lokasi wisata yang harus aman dari covid-19,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.