Ketua DPRD dan Iisbud Sarea Bahas Pengembangan Pariwisata

oleh -22 Dilihat

Pertemuan antara pengelola dan dosen Iisbud Sarea dengan Ketua DPRD Sumbawa

 

 

Beritasumbawa.com (14/7/2021)

SUMBAWA- Pengelola dan dosen Institut Ilmu Seni dan Budaya Samawa Rea (Iisbud Sarea), menemui Ketua DPRD Sumbawa, Selasa (13/7) siang. Pertemuan ini dilakukan, guna membahas pengembangan pariwisata daerah di Kabupaten Sumbawa.

Pertemuan ini dilakukan di ruang kerja Ketua DPRD Sumbawa. Dalam hal ini, Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq bersama Ketua Bapemperda DPRD Sumbawa, Ahmadul Kosasi, SH dan tim ahli DPRD Sumbawa, langsung menyambut rombongan Iisbud Sarea.

Dalam pertemuan itu, Rafiq menyambut baik kedatangan salah seorang pengelola Iisbud Sarea, Dr. Ahmad Yamin, SH., MH beserta rombongannya. Menurut Rafiq, pemikiran dan inovasi yang ditawarkan kepada lembaga adalah kebutuhan daerah saat ini. Terutama dalam pengembangan pariwisata.

kehilangan

“Tentu para akademisi yang memiliki kapasitas dalam memikirkan bagaimana arah pengembangan pariwisata akan sangat dibutuhkan. Sebagaimana fungsi lembaga adalah fungsi legislasi, maka pemikiran di dalam pengaturan arah pariwisata sangat dibutuhkan,” ujar Rafiq, yang juga ketua Perbasi Sumbawa ini.

Dalam pertemuan itu, salah seorang pengelola Iisbud Sarea, Dr. Ahmad Yamin SH., MH, menawarkan strategi daerah dalam melindungi dan mengembangkan pariwisata yang dimiliki oleh kabupaten Sumbawa. Salah satunya adalah bagaimana cara melindungi keberadaan plasma hiu paus dan karang laut.

“Ranperda inisiatif DPRD dapat menjadi solusi agar pariwisata yang dikelola oleh pokdarwis dapat berkelanjutan. Diantaranya adalah melindungi keberadaan hiu paus dan batu karang yang ada di Kabupaten Sumbawa,” terang Yung, akrabnya disapa.

Demikian pula dengan keberadaan pokdarwis dan desa wisata perlu diperdakan. Agar jelas arah pengembangan desa wisata. Termasuk apa saja kriteria dan yang menjadi bagian masyarakat ketika sebuah desa ditetapkan menjadi sebuah desa wisata.

“Hal-hal lain dapat dilakukan kerjasama dengan pihak kampus. Terlebih di kampus memiliki sumber daya manusia yang dapat mengeksplorasi potensi yang ada di daerah ini,” tutup Yung.

Atas pemikiran ini ketua bapemperda dan ketua DPRD menyambut baik. Menanggapi hal itu, Ketua Bapemperda DPRD Sumbawa, Ahmadul Kosasi, SH mengatakan, apa yang dipaparkan oleh pihak Iisbud patut untuk diseriusi. Karena bersamaan juga semangat yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa. Dengan adanya keputusan Bupati Sumbawa dan SK Gubernur NTB terhadap pembentukan daerah wisata maupun desa wisata.

“Kemarin kami telah melakukan diskusi dengan para pelaku wisata dan pemangku wisata, yang dilaksanakan oleh Asosiasi Pariwisata Nasional ( Asparnas) DPC Sumbawa. Dan telah mendapat gambaran apa saja permasalahan pariwisata di daerah. Gayung bersambut, kita butuh pemikiran dari akademisi guna menata pariwisata daerah. In sya Allah akan kita tindaklanjuti semua,” kata pria yang juga menjabat sebagai ketua PASI Sumbawa ini.

Diakhir pertemuan Iisbud mengundang Ketua DPRD Sumbawa dalam acara seminar yang akan digelar oleh mahasiswa Iisbud Sarea. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.