Kerap Minta Uang Pengamanan, Puluhan Pria Diamankan

oleh -23 Dilihat

Puluhan orang yang melakukan aksi premanisme di Pasar Seketeng saat diamankan di Mapolres Sumbawa

 

Beritasumbawa.com (29/6/2021)
SUMBAWA- Puluhan pria digelandang ke Mapolres Sumbawa dari Pasar Seketeng. Hal ini dilakukan, karena puluhan orang tersebut kerap meminta uang kepada pedagang. Puluhan orang ini diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Sumbawa, dalam operasi pemberantasan premanisme, yang dilaksanakan Senin (28/6) lalu.

Operasi ini, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Akmal Novian Reza, S.IK. Dalam kegiatan tersebut, polisi berhasil mengamankan 21 orang pria. Karena dianggap kerap meresahkan dan mengganggu aktivitas masyarakat di pasar.

Kapolres yang dikonfirmasi melalui Kasie Humas Polres Sumbawa, AKP. Sumardi, S.Sos menjelaskan, bahwa puluhan orang tersebut diamankan berdasarkan keresahan dari para pedagang di Pasar Seketeng. Dimana setiap hari ada sekelompok orang yang meminta uang kepada pedagang. Dengan alasan untuk keamanan para pedagang saat berjualan. Selain itu, Pasar Seketeng juga kerap dijadikan tempat untuk mengkonsumsi minuman keras.

“Berdasarkan informasi tersebut, kami kemudian bergerak melakukan razia premanisme di Pasar Seketeng dan berhasil mengamankan 21 orang. Yang selanjutnya dibawa ke Mapolres Sumbawa,” ujar Sumardi.

Menurutnya, keberadaan sekelompok orang tersebut memang kerap mengganggu warga yang sedang beraktifitas. Karena mereka melakukan aktivitas yang meresahkan. Seperti melakukan pungutan liar, mabuk-mabukan hingga meminta jasa parkir. Meskipun tidak sampai terjadi pemaksaan, tetapi sebagian masyarakat ada yang merasa risih dan khawatir.

kehilangan

Karena itu, puluhan orang tersebut selanjutnya diamankan. Kemudian didata asal usulnya, serta diberikan pembinaan. Serta membuat surta pernyataan agar tidak melakukan pungutan liar. Apalagi sampai melakukan aksi pemerasan atau kekerasan, serta melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban umum. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.