Kasus APBDes Sebotok, Sejumlah Saksi Kembali Diperiksa

oleh -33 Dilihat

Kasi Intel Kejari Sumbawa, Anak Agung Putu Juniartana Putra, SH

Beritasumbawa.com (15/6/2021)
SUMBAWA- Kejari Sumbawa, kembali memanggil sejumlah saksi terkait kasus dugaan penyimpangan penggunaan APBDes Sebotok. Dari lima saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan, hanya empat saksi yang datang memenuhi panggilan, Senin (14/6) lalu.

Para saksi tersebut yakni Kades Labuhan Sumbawa, Kamiruddin, Sekdes Sebotok, Ahmad Fitrah Jayadi, Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Labuhan Badas, A. Rahmansyah,SE dan Pendamping Desa Teknik Kecamatan Labuhan Badas, Edi Idham, ST.

Usai diperiksa jaksa Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Labuhan Badas, A. Rahmansyah, SE mengatakan, dia diperiksa terkait dengan dugaan penyalahgunaan anggaran APBDes Sebotok. “Saat itu kami dipanggil  menghadap oleh pak camat tepatnya sekitar bulan Februari lalu. Menceritakan tentang adanya dugaan penyalahgunaan dana desa di Sebotok. Dan kami juga langsung tanya ke kades tentang hal tersebut melalui via telefon. Namun, setelah kita tanya dan kades mengakui hal tersebut,” ujarnya.

Menurutnya apa yang telah dilakukan kades itu ini adalah pembelajaran bagi kades-kades lainnya yang ada di Kecamatan Labuhan badas. “Jujur. Saya yang minta kepada penyidik agar saya diperiksa untuk mempertegas tupoksi sebagai pendamping desa. Karena hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar kita berhati-hati dalam menjalankan tugas. Baik sebagai kepala desa, sekdes, bendahara dan BPD. Dan tidak menutup kemungkinan sebagai pendamping desa juga yang ada di kecamatan maupun di desa,” imbuhnya.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Sumbawa, Anak Agung Putu Juniartana Putra, SH membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Para saksi tersebut, sebelumnya sudah diperiksa saat kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Mereka kembali diperiksa, setelah kasusnya naik status menjadi penyidikan. Hal ini dilakukan, guna proses pendalaman terkait kasus tersebut.

“Iya benar ada pemeriksaan terkait kasus dugaan penyalahgunaan anggaran APBDes Sebotok tahun 2020,” katanya.

kehilangan

Seperti diberitakan, penggunaan APBDes Sebotok, Kecamatan Labuhan Badas, pada 2020 lalu, ditelisik Kejaksaan. Sebab, diduga kuat APBDes tersebut disalahgunakan. Menurut informasi, anggaran sejumlah item pekerjaan diduga disalahgunakan. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.