Datangi Lapas, Ini yang Dilakukan Dandim 1607/Sumbawa

oleh -23 Dilihat

Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) saat memberikan materi tentang wawasan kebangsaan kepada warga binaan Lapas Klas IIA Sumbawa

 

Beritasumbawa.com (10/6/2021)
SUMBAWA- Komandan Kodim (Dandim) 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han), mendatangi Lapas Klas IIA Sumbawa, Kamis (10/6) pagi. Hal ini dilakukan, guna memberikan pembinaan dengan menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan, kepada warga binaan Lapas tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan di aula Lapas setempat ini, diikuti oleh 500 warga binaan.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai Pancasila, kesadaran bela negara, dan menjalankan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia. Sebagai bekal pengetahuan dan sikap cinta terhadap bangsa dan negara. Diwujudkan pada aktivitas sehari-hari selama berada di Lapas Klas II A Sumbawa.

Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han), dalam pemaparannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini sebagai upaya TNI untuk ikut berperan. Khususnya dibidang penguatan dan penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada warga binaan di Lapas Klas II A Sumbawa Besar. Diharapkan dengan kegiatan Wasbang ini, warga binaan Lapas ini nantinya setelah keluar dan kembali ke masyarakat memiliki rasa cinta tanah air, disiplin dan memiliki semangat gotong royong.

Dalam kesempatan itu, dandim menyampaikan informasi tentang perkembangan situasi dan kondisi di Kabupaten Sumbawa. Sejauh ini, kondisi Kabupaten Sumbawa aman dan kondusif. Untuk itu, dandim mengajak semua pihak tetap semangat dalam menanamkan sikap dan perilaku cinta tanah air, rela berkorban bagi bangsa dan negara, sesuai dengan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945. Serta meningkatkan kesadaran dan peran serta dalam usaha bela negara. Dilandasi oleh kecintaan tanah air dan kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dandim juga menyampaikan tentang trend perang saat ini. Salah satunya berupa Proxy War. Di Indonesia sendiri, sasarannya adalah generasi muda. Untuk menghilangkan rasa nasionalisme, patriotisme, tidak mau menghargai orang tua, cuek dan tidak peka terhadap lingkungan. Sikap dan perilaku ini tidak mencerminkan budaya bangsa dan egoisme, serta kebebasan tanpa batas. Sehingga akan mudah dipecah belah dan mudah dikendalikan oleh pihak ketiga.

kehilangan

Sementara itu, Kepala Lapas Klas II A Sumbawa, M. Fadli menyampaikan, pembinaan wawasan kebangsaan ini wujud sinergi antara pihaknya dengan Kodim 1607/Sumbawa. Guna menumbuhkan cinta tanah air bagi warga binaan yang menjalani pembinaan di Lapas Kelas II A Sumbawa Besar.

“Ada output yang baik dengan lahirnya jiwa nasionalisme dan bela negara di kalangan warga binaan. Salah satu wujud kecintaan kepada bangsa yakni mengikuti pembinaan dengan baik, selama berada di Lapas,” ujar Fadli.

Lebih lanjut, Fadli berharap ilmu dan pengalaman yang didapat selama menjalani pembinaan dan program rehabilitasi sosial di Lapas Kelas II A Sumbawa Besar dapat memberikan manfaat bagi diri dan keluarga saat bebas nanti. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.