Hanya Dua Usul Inisiatif Terealisasi di Lunyuk

oleh -25 Dilihat

Sosialisasi Ranperda Usul Inisiatif DPRD Sumbawa yang dilaksanakan di Kecamatan Lunyuk

 

 

Beritasumbawa.com (8/6/2021)

LUNYUK- Sosialisasi Ranperda Usul Inisiatif DPRD Sumbawa, dilaksanakan di setiap kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Tidak terkecuali di Kecamatan Lunyuk. Dalam sosialisasi itu, terungkap bahwa dari delapan usul inisiatif, hanya dua yang terealisasi bagi Kecamatan Lunyuk.

Sosialisasi itu dilaksanakan di Aula Kantor Camat Lunyuk, Selasa (8/6) pagi. Dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin beserta sejumlah anggota DPRD Sumbawa dari Dapil II lainnya. Dengan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa. Kegiatan itu juga dihadiri oleh semua kepala desa, kepala sekolah dan BPD se-Kecamatan Lunyuk.

Dalam pertemuan itu diketahui, secara keseluruhan ranperda yang menjadi usulan DPRD Kabupaten Sumbawa sebanyak delapan item. Namun karena keterbatasan waktu, hanya dua item yang terealisasi untuk Kecamatan Lunyuk. Yakni ranperda gemar membaca dan penanggulangan gawat darurat.

kehilangan

Dalam sosialisasi itu, para peserta berharap, apa yang menjadi hasil diskusi atau harapan bersama bisa terwujud. Kemudian, ranperda yang telah disosialisasikan bisa membawa perubahan sesuai dengan harapan bersama.

Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasruddin.

Ditemui seusai kegiatan, Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin menjelaskan, delapan item yang menjadi usulan, dibagi kepada empat dapil. Jadi, masing-masing masing-masing dapil yang terealisasi hanya sebanyak dua usulan.

Menurut Nanang, dua item yang terealisasi di Kecamatan Lunyuk, sangat cocok dengan kondisi wilayah setempat. Terutama ranperda kegawat daruratan. Mengingat, Kecamatan Lunyuk jaraknya cukup jauh dari ibu kota kabupaten. Dimana dalam ranperda ini, pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan diberikan selengkap-lengkapnya. Puskesmas juga akan difasilitasidengan peralatan yang lengkap. Sehingga tenaga medis tidak perlu merujuk pasien ke RSUD Sumbawa.

“Mengingat jauhnya jarak yang harus ditempuh oleh pasien saat keadaan darurat. Apalagi mendengar semua keluh kesah dari masyarakat yang pernah ada keluarga mereka menjadi pasien rujukan ke Sumbawa. Ada yang meninggal di tengah perjalanan dan ada juga yang melahirkan di tengah perjalanan menuju ke rumah sakit Sumbawa,” ujar Nanang.

Selain persoalan kesehatan persoalan minat baca juga harus diperhatikan. Nantinya dengan ranperda gemar membaca ini, akan dibentuk perpustakaan di setiap kantor desa. Atau bisa juga nanti setiap desa akan membuat perpustakaan.

Mengingat, sekarang ini membaca buku kurang diminati oleh masyarakat. Baik kalangan anak-anak, dewasa maupun orang tua. Hal ini disebabkan oleh majunya tekhnologi digital, seperti internet. Untuk memancing minat warga untuk membaca, dalam ranperda rencananya akan membuat suatu sistem perlombaan membaca buku. Agar warga lebih tertarik membaca buku.

Dengan demikian, lanjutnya, pembangunan di Kecamatan Lunyuk bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. (bs/aj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.