Oknum Pegawai Instansi Vertikal Diduga Lakukan Penistaan Agama

oleh -20 Dilihat

Pertemuan antara personel Polsek Utan, Ketua MUI Utan dan Kepala KUA Utan dengan keluarga Af

 

 

Beritasumbawa.com (4/6/2021)

UTAN- Seorang oknum pegawai di salah satu instansi vertikal di Sumbawa, diduga melakukan penistaan agama. Dimana oknum tersebut memposting pernyataan yang mendiskreditkan salah satu agama, melalui akun facebooknya.

Diketahui, dugaan penistaan ini dilakukan oknum tersebut sejak beberapa waktu lalu. Dimana oknum itu melalui akun facebooknya yang berinisial AO memposting pernyataan yang kontroversial. Akibatnya, pernyataan oknum tersebut menjadi viral dimedia sosial.

Kemudian banyak netizen yang menanggapi hal tersebut. Para netizen bahkan mengatakan bahwa AO mengalami gangguan jiwa. Belakangan diketahui, AO merupakan pegawai di salah satu instansi vertikal di Sumbawa. AO diketahui berdomisili di Kecamatan Utan.

kehilangan

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personel Polsek Utan beserta Kepala KUA dan Ketua MUI Kecamatan Utan, datang untuk menemui oknum tersebut, Jumat (4/6) pagi.

Kapolsek Utan, Iptu. M. Yusuf yang dikonfirmasi, membenarkan bahwa personelnya beserta Kepala KUA dan Ketua MUI Utan datang menemui oknum dengan nama asli berinisial Af itu. Namun sayang, Af tidak bisa ditemui. Hanya istri dan kakak kandung Af yang bisa ditemui. “Tindakan ini kami lakukan berawal dari postingan yang bersangkutan. Apabila tidak ditindaklanjuti, akan terjadi kegamangan. Yang kami khawatirkan, adanya tindakan main hakim sendiri. Karena apapun bentuknya, itu (postingan, red) ada mengarah pada penistaan agama,” ujar Yusuf, akrabnya disapa.

Akhirnya, personelnya diturunkan dan berkoordinasi dengan pihak KUA dan MUI setempat. Dari hasil pertemuan dengan keluarga, diketahui bahwa Af ini mengalami gangguan jiwa. Af juga sudah pernah diperiksakan ke rumah sakit jiwa di Mataram. Saat itu, Af dibawa untuk diperiksakan oleh kakaknya. Hasilnya, Af mengalami kerusakan pada separuh syaraf di bagian kepalanya. Hal ini membuat Af sering berhalusinasi dan berbicara sendiri.

Pihak keluarga juga sering mengingatkan Af, agar tidak memposting pernyataan yang berbau penistaan agama. “Inilah keterangan yang kami dapatkan berdasarkan pengakuan pihak keluarga,” imbuhnya.

Karena itu, lanjut Yusuf, pihaknya menyarankan agar keluarga membawa Af kembali ke rumah sakit jiwa. Agar bisa dilakukan pemeriksaan lagi terkait kondisi kejiwaannya.

Dengan adanya pertemuan ini, pihaknya akan bisa mengambil langkah-langkah, jika ada para pihak yang mempersoalkan hal ini. “Kami juga meminta kepada keluarga yang bersangkutan agar yang bersangkutan tidak kembali memposting hal seperti itu. Juga meminta agar keluarga membawa Af untuk diperiksakan kembali,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.