Lagi Begini, Pengedar Sabu Diciduk

oleh -21 Dilihat

Penggerebekan yang dilakukan di rumah JR alias Jodi

 

 

Beritasumbawa.com (3/6/2021)

PLAMPANG- Setelah sempat kabur setahun yang lalu, seorang terduga pengedar sabu berinisial JR alias Jodi, berhasil diringkus Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Sumbawa. Jodi ditangkap di rumahnya di Desa Muer, Kecamatan Plampang, Rabu (2/5) sekitar pukul 18.30 Wita. Jodi tertangkap basah, saat sedang menimbang sabu yang akan dijualnya.

Kasat Narkoba Polres Sumbawa, Iptu. Masdidin, SH yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu. Diungkapkan, pihaknya kembali mendapatkan informasi bahwa Jodi telah berada di Plampang. “Kami mendapat informasi bahwa Jodi telah ada di Plampang dan kembali mengedarkan sabu,” ujar Masdidin, akrab perwira ini disapa.

Mendapat informasi ini, langsung saja tim yang dipimpin Kanit Lidik, Aipda. Joko Subroto, turun ke lapangan. Tim kemudian melakukan penggerebekan di kediaman Jodi. Saat digerebek, Jodi tertangkap basah sedang menimbang sabu. Rencananya, sabu tersebut akan dipecah untuk dijual kembali.

kehilangan

Kemudian, tim melakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan lima poket sabu dengan bruto 2,36 gram. Empat poket sabu ditemukan di atas karpet di dalam kamarnya. Sementara satu poket lainnya ditemukan di ventilasi kamar tersebut.

Selain itu, dari tangan Jodi juga ditemukan sejumlah barang bukti lain. Berupa dua unit timbangan, tiga bendel klip obat, gunting, tas jinjing dua buah korek gas, tiga buah sekop plastik, handphone dan yang tunai sebesar Rp 2 juta. Langsung saja, Jodi digelandang ke Mapolres Sumbawa, untuk proses selanjutnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Jodi dikategorikan sebagai pengedar dan sudah menjadi target operasi sejak lama. Sebelumnya, dilakukan penggerebekan di rumahnya tahun lalu. Namun, Jodi keburu kabur. Kemungkinan, dari inilah Jodi mengubah pola bisnis haramnya. Dimana dia mengambil barang dalam jumlah kecil. Namun barang tersebut terjual habis setiap hari.

Saat ditangkap, Jodi baru saja membeli sabu dari seseorang. Identitas orang dan tempat membeli sabu juga sudah dikantongi. Mendapatkan informasi ini, tim langsung meluncur ke rumah yang bersangkutan. “Namun, yang bersangkutan sudah tidak ada di rumahnya. Rumahnya juga sudah dalam keadaan tertutup,” imbuhnya.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya untuk mengejar yang bersangkutan. Pria yang identitasnya masih dirahasiakan itu juga sudah masuk dalam daftar target operasi. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.