Disarankan Minta Maaf ke Sudirman, Gahtan Menolak

oleh -29 Dilihat

Sidang dugaan pelanggaran ITE, dengan terdakwa salah seorang oknum anggota DPRD Sumbawa, Gahtan Hanu Cakita di PN Sumbawa

Beritasumbawa.com (3/6/2021)
SUMBAWA- Terdakwa kasus dugaan pelanggaran ITE, Gahtan Hanu Cakita, menolak tawaran majelis hakim, agar meminta maaf kepada Sudirman, SIP, selaku korban dalam kasus itu. Penolakan ini disampaikan oknum anggota DPRD Sumbawa itu, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Sumbawa, Kamis (3/6) siang.

Sidang yang dipimpin oleh Ricki Zulkarnaen, SH., MH, dengan hakim anggota I Gusti Lanang Indra Pandhita SH., MH dan Reno Hanggara, SH ini, beragendakan pemeriksaan saksi. Hadir dalam persidangan, saksi korban Sudirman, SIP, Indriani, Sudarli dan Edi Susanto. Turut hadir, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sumbawa, yakni  Hendra, SS., SH dan Rika Ekayanti, SH., MH. Sementara terdakwa Gahtan, hadir tanpa didampingi kuasa hukumnya.

Dalam keterangannya Sudirman yang merupakan mantan Calon Wakil Bupati Sumbawa ini mengungkapkan tentang kronologis dari kasus tersebut. Hal itu berawal saat terdakwa memosting pernyataan yang diduga mendiskreditkan Sudirman. Pernyataan itu diposting melalui akun Facebook terdakwa yang bernama Aan Gaitan, pada 2 Oktober lalu.

Membaca postingan tersebut, Sudirman yang juga mantan komisioner KPU Sumbawa ini, langsung menemui jalur hukum keesokan harinya. Didampingi pengacaranya, Sudirman melaporkan dugaan penghinaan tersebut ke Polres Sumbawa.

Ketika ditanya majelis hakim, apakah terdakwa terdakwa pernah datang untuk meminta maaf kepadanya, Sudirman menjawabnya tidak pernah. Sejak kasus tersebut terjadi hingga saat ini, terdakwa tidak pernah datang meminta maaf. Meski Sudirman sendiri secara pribadi telah memaaafkan terdakwa.

Karena itu, hakim menawarkan kepada terdakwa Gahtan agar meminta maaf secara langsung kepada korban didepan persidangan. Namun tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh terdakwa. Bahkan menjelang persidangan ditutup, hakim untuk kedua kalinya hakim kembali menawarkan agar Gahtan meminta maaf kepada korban. Lagi-lagi Gahtan menolak dan tidak mau meminta maaf kepada korban.

kehilangan

Akhirnya sidangpun ditutup dan akan dilanjutkan pada Kamis 10 Juni mendatang. Masih dengan agenda pemeriksaan saksi. Rencananya, saksi yang akan dihadirkan adalah ahli ITE dan ahli dari laboratorium forensik. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.