Digerebek di Rumah Pondok, Dua Pria Tengah Begini

oleh -28 Dilihat

Penggeledahan yang dilakukan polisi di rumah pondok milik Rudok

 

 

Beritasumbawa.com (28/5/2021)

ALAS BARAT- Tim Opsnal Satres Narkoba, kembali meringkus pengedar dan kurir sabu. Keduanya diringkus di sebuah rumah pondok di Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, saat menunggu pembeli, Kamis (27/5) sore.

Kapolres yang dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba Polres Sumbawa, Iptu. Masdidin, SH, membenarkan adanya pengungkapan itu. Sebelumnya, masyarakat menginformasikan bahwa sebuah rumah pondok milik RH alias Rudok (27) di Desa Lekong, sering dijadikan tempat transaksi narkoba. “Kebetulan Rudok ini target kami sejak setahun yang lalu,” ujar Masdidin kepada wartawan media ini, Jumat (28/5) pagi.

Langsung saja, Tim Opsnal Satres Narkoba yang dipimpin Aipda. Joko Subroto, SH, turun melakukan penyelidikan. Setelah memastikan keberadaan target, timnya langsung bergerak. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 15.00 Wita. Saat digerebek, Rudok sedang bersama seorang pria berinisial Sp alias Ope (39), warga Desa Luar, Kecamatan Alas.

kehilangan

Saat digerebek, kedua orang ini gelagapan. Ketika digeledah, tim menemukan lima poket sabu dalam genggaman Rudok. Tim juga menemukan satu poket sabu di dalam asbak dan di belakang speaker di rumah pondok itu. Semua barang tersebut, diakui oleh Rudok sebagai miliknya.

Sementara itu, dari tangan Ope, tim menemukan dua poket sabu. Barang haram itu ditemukan di saku sebelah kanan baju yang dikenakan olehnya. “Dari tangan Rudok, tim menemukan barang bukti tujuh poket sabu dengan bruto 7, 67 gram. Sementara dua poket sabu dari tangan Ope memiliki bruto 0,71 gram,” terangnya.

Dari tangan Rudok, ditemukan barang bukti lain seperti gunting, satu poket bekas pakai sabu, korek gas dan uang sebesar Rp 200 ribu. Dari tangan Ope, juga berhasil diamankan barang bukti handphone dan uang sebesar Rp 650 ribu. Keduanya kemudian digelandang ke Polres Sumbawa untuk proses selanjutnya.

Hasil pemeriksaan sementara, lanjut Masdidin, Rudok dikategorikan sebagai pengedar. Sementara Ope adalah kurir dari Rudok. Keduanya diringkus saat hendak menunggu pembeli. “Hingga saat ini, kami masih melakukan pengembangan terkait jaringan mereka,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.