Karang Taruna Perung, Blokir Akses PT AMNT

oleh -29 Dilihat

Pertemuan antara Karang Taruna Desa Perung dengan perwakilan PT AMNT di kantor desa setempat, Sabtu (15/5) malam

 

 

Beritasumbawa.com (16/5/2021)

LUNYUK- Kelompok Karang Taruna Desa Perung, Kecamatan Lunyuk, memblokir akses PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) ke lokasi eksplorasi mereka di Kawasan Dodo. Hal ini dilakukan, karena PT AMNT dinilai tidak menepati janji kepada masyarakat.

Aksi pemblokiran akses ini berlangsung sejak 14 Mei lalu. Dimana kelompok Karang Taruna Desa Perung, memasang portal pada akses jalan dari desa tersebut menuju kawasan Dodo. Dari pantauan di lapangan, tenaga kerja dan kendaraan milik PT AMNT dilarang melintas. Para tenaga kerja dan kendaran itu diminta untuk berbalik arah saat melintas di kawasan tersebut.

Massa menuntut agar pihak perusahaan datang menemui mereka. Akhirnya, pihak perusahaan datang menemui massa. Pertemuan itu dilaksanakan di Kantor Desa Perung, Sabtu (15/5) malam.

kehilangan

Dalam pertemuan itu, Ketua Karang Taruna Desa Perung sekaligus koordinator aksi, M. Dahlan mengatakan, aksi itu dilakukan karena mereka merasa dibohongi oleh PT AMNT. Adapun yang menjadi tuntutan massa adalah terkait perekrutan tenaga kerja lokal.

Kemudian, terkait adanya pengurangan tenaga kerja lokal. Seperti pengunduran diri tiga orang tenaga security yang salah satunya adalah warga Perung. Namun, PT AMNT malah menggantikan tenaga kerja itu dengan warga dari Luar Kecamatan Lunyuk. Padahal, pihak PT AMNT telah memberikan kuota tenaga kerja yang berasal dari Desa Perung.

Pihaknya juga meminta kejelasan mengenai status lima orang karyawan asal Desa Perung. Apakah mereka berstatus dirumahkan atau diberhentikan.

“Kemudian janji-janji yang tertulis serta pernyataan di atas materai yang pernah kami buat dengan pihak perusahaan pada tahun 2019 lalu belum juga ada yang terrealisasikan sampai saat ini. Kami merasa dipermainkan dengan tidak adanya informasi dan keterangan apapun,” ujar Charles, akrabnya disapa.

Karena itu, dalam pertemuan tersebut segala aspirasi masyarakat akan disampaikan. Perwakilan PT AMNT yang hadir dalam pertemuan itu diminta untuk bisa memberikan jawaban atas tuntutan mereka.

Atas tuntutan massa, perwakilan PT AMNT, Mala mengatakan, hal itu akan disampaikan kepada pimpinannya. Karena itu, dia meminta waktu hingga tanggal 18 Mei mendatang untuk memberikan jawaban kepada massa. “Hal ini akan saya sampaikan ke pihak perusahaan. Dan kami meminta waktu sampai tanggal 18 Mei mendatang. Kami akan datang kembali untuk memberikan jawaban kepada teman-teman Karang Taruna,” ungkapnya.

Atas jawaban itu, Karang Taruna akan kembali membuka akses PT AMNT menuju Dodo. Sehingga karyawan dan logistik perusahaan bisa kembali melintas. Namun, jika pada waktu yang ditentukan PT AMNT belum memberikan jawaban, massa mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi. (bs/aj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.