Dua Kali Dibui, Wanita Ini Nggak Jera

oleh -38 Dilihat

Terduga pelaku berinisial MM alias Yuni, saat diamankan di Polres Sumbawa

 

Beritasumbawa.com (1/5/2021)

SUMBAWA- Dua kali merasakan dinginnya tembok penjara, sepertinya tidak membuat MM alias Yuni (43) jera. Wanita asal Desa Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu ini akan kembali mendekam di penjara. Sebab, Yuni diduga kuat sebagai pelaku aksi pencurian dengan pemberatan (curat).

Kali ini, yang menjadi korban Yuni adalah Anisah, warga Gang STM 45, RT 001, RW 005, Kelurahan Lempeh. Rumahnya dibongkar dan sejumlah barang berharga milik korban raib. Diduga pencurian tersebut dilakukan oleh Yuni. Akibat kejadian itu, Anisah menderita kerugian lebih dari Rp 90 juta.

Aksi pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi pada 23 April lalu. Saat itu, korban Anisah tengah berada di rumah anaknya di Kecamatan Taliwang, KSB. Sementara rumahnya ditinggal tak berpenghuni. Kemudian korban mendapat telepon dari tetangganya yang mengatakan, bahwa pintu rumahnya terbuka.

Mendapat informasi itu, korban bergegas pulang. Sesampainya di rumah, korban mendapati isi rumahnya sudah diobrak-abrik. Diduga kuat, pelaku masuk dari pintu belakang. Sebab, terdapat bekas seperti dicongkel pada pintu belakang rumahnya.

kehilangan

Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polres Sumbawa. Mendapat informasi ini, polisi langsung turun melakukan penyelidikan. Polisi kemudian mulai mendapatkan petunjuk terkait pelaku dalam kasus itu. Akhirnya, identitas terduga pelaku berhasil diketahui. Diduga kuat, pelaku dalam kasus ini adalah residivis berinisial MM alias Yuni.

Akhirnya, Yuni ditangkap oleh Tim Puma Polres Sumbawa, di sebuah kos-kosan di kawasan PPN Bukit Permai, Kelurahan Seketeng, Jumat (30/4), sekitar pukul 23.45 Wita. Dari tangan Yuni, sejumlah barang bukti berhasil diamankan. Seperti peralatan dapur, sepatu dan perhiasan milik korban.

Selain itu, polisi masih menyelidiki sejumlah barang yang masih belum ditemukan. Diantaranya sarung tenun khas Bima sebanyak 11 lembar, dengan total nilai Rp 22 juta. Kemudian TV, bed cover, karpet, serta sepatu.

Diketahui, Yuni sudah dua kali terbukti melakukan tindakan kriminal. Yuni pertama kali dihukum karena melakukan pencurian sepeda motor pada 2017 lalu. Yuni kemudian bebas pada 2018 lalu. Tidak lama menghirup udara bebas, Yuni kembali terlibat tindakan kriminal. Yuni melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di sebuah rumah di Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes. Yuni menjalani hukuman penjara hingga 2020 lalu.

Kapolres yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Sumbawa, AKP. Sumardi, S.Sos, membenarkan adanya pengungkapan itu. Saat ini, Yuni sudah diamankan dan tengah diproses lebih lanjut. “Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan kembali merasakan dinginnya jeruji besi,” pungkas Sumardi. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.