Setelah Pilkada Tuntas, KPU Lakukan Ini

oleh -18 Dilihat

Rakor Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

 

 

Beritasumbawa.com (27/4/2021)

SUMBAWA- Tahapan Pilkada Kabupaten Sumbawa telah usai. Meski demikian, pekerjaan KPU Sumbawa masih belum selesai. Karena masih ada sejumlah agenda lain yang harus dituntaskan.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Sumbawa, Muhammad Kanity mengatakan, pihaknya segera melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Sesuai ketentuan dari ppusat Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini dilakukan sebulan sekali. Kemudian mengundang rapat stakeholder terkait pertiga bulan sekali.

Ken, akrabnya disapa menjelaskan, pemutakhiran data berkelanjutan dilakukan unik mengupdate data pemilih. Juga mengubah data pemilih yang ada. Misalnya dari lajang menjadi menikah, dari sipil menjadi anggota Polri atau TNI, juga adanya perpindahan alamat.

kehilangan

“Kami juga berkoordinasi dengan Kantor Kemenag. Untuk mengetahui apakah ada warga yang menikah dengan usia di bawah 17 tahun. Karena meskipun warga bersangkutan masih di bawah 17 tahun tapi sudah menikah, maka akan diberikan KTP. Dimana syarat untuk diakomodir dalam data pemilih adalah warga yang telah memiliki KTP,” ujarnya.

Pihaknya juga melibatkan Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D). Tujuannya, bekerjasama dengan KPU untuk mensupport data. Memang leading sektor data penduduk adalah Dinas Dukcapil. Namun, koordinasi dengan FK2D dilakukan, dalam rangka jemput bola. Selain itu, dinamika penduduk di desa lebih cepat. Jadi, adanya perubahan data bisa segera diketahui.

Saat ini, lanjutnya, KPU Sumbawa sedang menyiapkan data untuk penetapan data pemilih berkelanjutan bulan pertama. Kegiatan pleno ini sifatnya internal. Nantinya, hasil rapat pleno itu akan diumumkan.

“Kami berharap ada masukan dari masyarakat. Barang kalo ada tetangga atau keluarga yang meninggal dunia, pindah tempat tinggal atau alih status, diharapkan disampaikan ke KPU. Agar nanti bisa kami tindaklanjuti,” imbuh Ken.

Sekretaris KPU Sumbawa, Lahmuddin, SE, menambahkan, setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, pihaknya juga melakukan pengelolaan arsip. Kemudian evaluasi internal untuk perbaikan dalam pelaksanaan pilkada selanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melapor secara resmi kepada pemerintah daerah mengenai banyak hal. Serta melaporkan proses tahapan sejak awal hingga pelantikan. Sebagai bentuk koordinasi antar lembaga. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.