Labuhan Burung Darurat Narkoba

oleh -33 Dilihat

Kepala Desa Labuhan Burung, Iwan Iskandar Putra

 

BERITA SUMBAWA

SUMBAWA- Narkoba sepertinya telah merambah hampir ke semua desa di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan hasil penelitian, lebih dari 100 orang di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, terpapar narkoba.

Kepala Desa Labuhan Burung, Iwan Iskandar Putra mengatakan, warganya sudah lama mengenal narkoba. Bahkan ada warganya yang diketahui terpapar narkoba, terutama jenis sabu. Akhirnya, pada 2020, Labuhan Burung ditetapkan sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba, red).

Setelah dia terpilih menjadi kepala desa, program yang baik ini dilanjutkan. Kemudian, pihaknya menggandeng Alfa Research Centre, guna melakukan penelitian tentang narkoba. Menurut hasil penelitian, warga yang terpapar narkoba berusia kisaran 21 hingga 45 tahun. Berdasarkan penelitian, jumlah warga Labuhan Burung yang terpapar narkoba sebanyak 161 orang.

“Kalau memang ada bandar di desa kami, silakan aparat penegak hukum untuk menyelidiki. Bila perlu ditindak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Iwan.

kehilangan

Para warga yang terpapar ini semuanya pengguna narkoba. Tidak menutup kemungkinan mereka bisa menjadi pengedar. Karena itu, pihaknya berupaya menyelamatkan para warga tersebut. Dengan melakukan berbagai upaya dan program pemberantasan narkoba.

Iwan mengungkapkan, pihaknya telah banyak membuat program desa guna pemberantasan narkoba. Salah satu yang menjadi unggulan adalah program Pesantren Sabtu Minggu (Persami). Dimana kegiatannya difokuskan di masjid desa setempat.

Kini pihaknya tengah fokus pada program pemberdayaan dan pembinaan. Dimana warga yang terpapar difokuskan pada kegiatan positif dan produktif. Seperti kegiatan olahraga dan keagamaan. Mengenai kegiatan produktif, akan dilihat bakat dari yang bersangkutan. Setelah itu, barulah dilakukan pembinaan.

Saat ini, masyarakat yang terpapar narkoba sudah mulai diberdayakan. Pihaknya juga mengirimkan lima warganya untuk mengikuti pelatihan mentor di Mataram. Tiga diantaranya merupakan warga yang terpapar narkoba. Sisanya merupakan tokoh agama dan masyarakat.

Pihaknya sengaja mengikutsertakan warga yang terpapar, dengan harapan akan memberikan penjelasan dan arahan kepada sesamanya. Untuk menjauhi narkoba. Karena, warga yang terpapar narkoba lebih bisa menerima masukan dari sesamanya.

Selain itu, pihaknya bersama BNN Kabupaten Sumbawa juga melaksanakan program Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM). Dalam program ini, ketua timnya adalah mantan pengedar dan bandar narkoba. Mereka ini yang membujuk warga yang terpapar narkoba untuk kembali ke jalan yang benar. “Sudah kami bentuk Satgas Anti Narkoba. Yang mana anggotanya pak kapolsek, saya, BPD dan semua unsur masyarakat,” imbuhnya.

Karena itu, pihaknya akan terus membina para warga yang terpapar narkoba. Apabila mereka sukses dibina, maka warga lain yang terpapar narkoba akan terketuk hatinya untuk berubah. “In sya Allah 2023, Labuhan Burung akan ditetapkan sebagai pilot project Desa Bersinar. Dan ini merupakan program nasional,” pungkasnya. (bs/mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.